Bengkulu diguncang Gempabumi M=5,4 Warga Berlarian Keluar Rumah

KITANESIA– Sabtu, 17 September 2016, pukul 09.30.53 WIB, seluruh wilayah pesisir Bengkulu diguncang gempabumi tektonik. Analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi berkekuatan M=5,4 dengan episenter pada koordinat 4,79 LS dan 102,49 BT, tepatnya di laut pada jarak 57 km arah baratdaya kota Manna pada kedalaman 48 km.

unknown

Peta tingkat guncangan shake map BMKG menunjukkan, dampak gempabumi ini menimbulkan guncangan pada II Skala Intensitas Gempabumi BMKG atau III-IV MMI di wilayah Manna, Tanjungaur, Padangguci, Tanjungraya, Pulaugelondi, Bintuhan, Pasarpino, Muarasurang, Pasaralas, Pasartalo, Seluma, dan Bengkulu.

Menurut laporan, banyak warga setempat terkejut akibat guncangan gempabumi yang menyentak dengan tiba-tiba ini, bahkan beberapa diantaranya berlarian keluar rumah. Namun demikian hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan akibat gempabumi.

Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG-Daryono menjelaskan “Jika ditinjau dari episenternya, gempabumi ini terletak di zona cekungan busur muka (fore arc basin) antara Pulau Enggano dan daratan Pulau Sumatera. Sedangkan jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempabumi ini merupakan gempabumi subduksi dangkal. Pembangkit gempabumi ini diperkirakan berhubungan dengan aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia kebawah Lempeng Eurasia di zona Benioff. Sistem subduksi lempeng di daerah ini cukup aktif dengan laju penyusupan lempeng yang mencapai sekitar 60 mm/tahun.”ujarnya

Terkait dengan peristiwa gempabumi ini, maka kepada warga pesisir pantai Bengkulu dihimbau agar tetap tenang mengingat gempabumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN