BNN di Selat Singapura – Mengawasi Sampai Perbatasan

KITANESIA.CO – Ancaman peredaran narkoba melalui jalur laut telah menjadi perhatian khusus BNN. Sebagai langkah antisipasi, Kepala BNN, Budi Waseso melakukan pemantauan langsung di Selat Singapura dan mendekati selat Malaka yang termasuk kawasan rentan disusupi para sindikat.

Menurut Kepala BNN, dalam wawancara di atas kapal di selat Singapura bersama Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Ka BNNP Kepri dan Kapolsek Belangpadang Batam, daerah perbatasan rawan dijadikan lajur penyelundupan dengan memanfaatkan mata pencaharian penduduk.

“Mayoritas penduduk adalah nelayan yang memiliki kegiatan rutin yang rentan dimanfaatkan jaringan narkoba,” ungkap Budi Waseso, didampingi Kabag Humas di Selat Singapura, Rabu (20/7).

Kepala BNN RI Berharap seluruh lapisan masyarakat memahami dan berperan aktif dalam melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Tak hanya menyampaikan ekspektasi pada masyarakat, Kepala BNN juga mengingatkan pada seluruh instansi yang terkait agar melakukan koordinasi, dan meningkatkan sinergi sekaligus meningkatkan fungsi peranan masing-masing institusinya dalam rangka menjaga kelautan Indonesia.

Budi juga meminta agar setiap instansi yang berhubungan dengan kelautan Indonesia dapat segera membuat program penanganan masalah kerawanan di laut

” Pemerintah daerah perlu lebih aktif mengawasi kependudukan, pelayaran dan lain lain serta memahami tingkat kerawanan yang timbul,” tegasnya.

Di akhir pembicaraan singkatnya, Kepala BNN juga mengingatkan bahwa kerawanan dapat timbul dari penyelundupan, oleh karena itu sarana dan prasarana bidang kelautan perlu terus ditingkatkan. #stopnarkoba

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN