Bumi Pasundan Lahir Ketika Tuhan Sedang Tersenyum – Eco Music Camp 2016, Gunung Halimun,Bogor

Untuk foto resolusi tinggi klik gambar ini

KitanesiaBumi Pasundan lahir ketika Tuhan sedang tersenyum, ungkapan MAW Brouwer yang sangat terkenal, seorang psikolog dan budayawan warga negara Belanda yang tinggal di Bandung.

Untuk menjaga bumi pasundan tetap sehat alam dan lingkungannya pemerintah Jawa Barat telah bekerja keras dan tak henti- hentinya menyuarakan kepada seluruh warganya untuk menjaga lingkungan hidup dimana mereka berpijak.

Bekerja sama dengan EMC ( Eco Music Camp ) sebuah forum yang mewakili keprihatinan mendalam dari pelbagai aktivis dan komunitas seniman, lingkungan, pendidik, mahasiswa, pelajar, dan juga orang tua terhadap kelangsungan lingkungan hidup yang terjaga, menggelar event yang dikemas dengan menarik dengan menggunakan medium musik, karena musik dapat berbicara kepada ribuan orang yang berbeda latar-belakang budaya, suku dan agama pada saat dan tempat yang sama.

POSTER_EMC..

Acara Eco Music Camp ini sendiri yang akan berlangsung pada tanggal 2-4 juni 2016 di Taman Gunung Halimun – Salak, desa Sukamantri, Bogor. Seperti yang dikatakan oleh Franky Raden sebagai  penggagas event yang inspiratif ini “ Eco Music Camp ingin mengajak Anda semua untuk menikmati keindahan musik dari pelbagai belahan dunia dalam sebuah Hutan Lindung yang menunjukkan kepada kita betapa pentingnya manusia hidup secara harmonis dengan alam lingkungannya “ ujarnya

Selanjutnya dikatakan oleh pria ramah Pemenang Piala Citra Ilustrasi Musik FFI tahun 1979 dan tahun 1987 ini ” Aktivitas program yang di tawarkan Eco Music Camp ini akan membantu kita untuk mengetahui secara mendalam apa yang akan terjadi jika alam lingkungan tercemar dan bagaimana mencegahnya” ungkapnya

Franki Raden yang juga menjabat sebagai Director EMC juga mengatakan “EMC akan mendatangkan para ahli di bidang ekologi untuk berbicara dan memberikan bimbingan mengenai cara hidup yang berkelanjutan. Para seniman musik yang sudah lama memiliki keperdulian terhadap masalah itu juga akan menceritakan bagaimana selama ini mereka menerapkan kesadaran akan lingkungan tsb dalam pola hidup melalui karya-karya mereka” katanya.Selanjutnya dia juga mengatakan “ bahwa  Eco Music Camp sendiri membuka diri dan memberikan peluang kepada semua pihak dan golongan yang secara serius ingin berpartisipasi untuk menjadi bagian dari gerakan kesadaran lingkungan yang kami dorong melalui bentuk-bentuk ekspresi musikal yang mewakili pelbagai belahan dunia ”ujarnya

“ Silahkan untuk Anda dan keluarga yang berminat hadir di acara ini, disedikan Shuttle Bus dari Stasiun Kereta Api Bogor menuju tempat acara berlangsung “ papar Franki kepada kitanesia.co

Berikut adalah Newsletter dari EMC

 

Newsletter EMC

 

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN