Chequered Flag Kejuaraan Dunia MXGP 2017 Akhirnya Berkibar di Indonesia

KITANESIA, BANGKA BELITUNG – Awal Maret 2017, tak hanya Raja Salman saja yang bikin heboh Indonesia. Pada 4-5 Maret nanti ada juga Kejuaraan Dunia MXGP 2017 yang siap digelar di Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Lebih dari  1,42 miliar pasang mata diprediksi akan menunggu atraksi terbaik dari para idolanya. Dan bagi yang ingin sekalian berwisata, ada Tanjung Kelayang, destinasi yang sedang dipersiapkan menjadi ’10 Bali Baru’ yang bisa disambangi di sana.

“Isunya juga tak kalah dari news Raja Salman. Kebetulan evennya besar, kejuaraan dunia motocross. Dan lokasi evennya tak jauh dari Tanjung Kelayang yang sudah ditetapkan ke dalam 10 destinasi prioritas, ujar Ketua Pokja Percepatan Destinasi Prioritas Kemenpar, Hiramsyah S Thaib, Sabtu (23/2).

Sepuluh destinasi prioritas yang dikenal dengan istilan “Bali Baru” tersebut adalah yakni Danau Toba (Sumatera Utara), Tanjung Kelayang (Bangka Belitung), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Candi Borobudur (Jawa Tengah), Gunung Bromo & Gunung Semeru (Jawa Timur), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku Utara).

Nah, bagi yang ingin sekalian berwisata, Hiram – sapaan akrab Hiramsyah menganjurkan untuk menyambangi Tanjung Kelayang. Keindahan alamnya? Jangan ditanya lagi. Levelnya sudah world class. Beberapa kali Pantai Tanjung Kelayang mendapat sorotan dan perhatian publik. Dari mulai saat menjadi lokasi syuting Film Laskar Pelangi, lokasi perhelatan Sail Wakatobi Belitong 2011, hingga menjadi pusat aktivitas menyaksikan Gerhana Matahari Total yang sempat menjadi trending topic dunia, semua mengambil tempat di Tanjung Kelayang.

Pantainya landai, berhias bebatuan, dan menjadi titik keberangkatan ke pulau di sekitarnya seperti Lengkuas, Pulau Pasir, Kepayang, Batu Berlayar, dan sebagainya. Pantai yang waktu tempuhnya sekitar 30 menit dari pusat kota Tanjung Pandan itu menawarkan pemandangan mengasyikkan. Senja, pasir putih, rimbunan daun pinus, kapal nelayan, kapal angkut, dan tentu bebatuan bebatuan besar. Di salah satu sisi pantai berjajar tempat-tempat  makan yang menawarkan berbagai hidangan laut, baik bakar, goreng, atau olahan khas Belitung.

Pasir putih yang dipadukan dengan jajaran batu granit cadas dijamin bakal membuat siapapun yang datang ke tempat ini enggan beranjak dari

Tanjung Kelayang.  Air laut yang cukup tenang dan jernih juga menggoda wisatawan untuk sekedar bermain-main di pinggir pantai. Dari Pantai Tanjung Kelayang, bisa menyewa perahu dan mengitari pulau-pulau kecil di sekitarnya. Di sini bisa melihat banyak spot menarik seperti batu Garuda, Batu berlayar, dan kalau beruntung kita bisa melihat bintang laut di Pulau Pasir. Snorking dan diving pun sangat oke.

“Yang jelas pemerintah akan menjadikan Tanjung Kelayang setara dengan Phuket di Thailand dan Langkawi di Malaysia. Tanjung Kelayang akan menjadi kawasan wisata dengan jumlah kunjungan yang besar, destinasi tertata rapi, berkelas internasional, terawat, sustainable, dan menjadikan masyarakatnya sejahtera,” ungkap Menpar Arief Yahya.

Upaya mengubah Tanjung Kelayang telah dilakukan. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menempatkan Tanjung Kelayang ke dalam dafar 10 Top Destinasi. Presiden Joko Widodo menerbitkan PP No. 6 tahun 2016, tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Kelayang.

Sebagai destinasi prioritas, Tanjung Kelayang harus mudah dijangkau wisman. Pemerintah akan membangun jalan nasional, pelabuhan, jaringan listrik, solar cell, dan penyediaan sarana air bersih, dengan investasi Rp 10 triliun.

Bandara Hanandjoedin harus menjadi bandara internasional, karena 75 persen wisman datang dengan trasportasi udara. Landas pacu bandara harus bisa didarati pesawat berbadan besar, agar wisman dari Malaysia, Singapura, dan China, datang dalam jumlah besar ke Tanjungpandan, ibu kota Belitung.  Dan setelah akses udara diupgrade, homestay pun siap dibangun tidak jauh dari Tanjungpandan. Pertumbuhan hotel juga begitu melesat sehingga Anda bisa menemukan hotel-hotel berbintang, resort, cottage hingga hotel melati di sana.

“Yang kebetulan nonton Kejuaraan Dunia MXGP 2017, silakan berwisata ke Tanjung Kelayang. Keindahan alamnya tak kalah dari Phuket dan Langkawi,” ucap Arief.

Berdasarkan  data BPS, Jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Babel pelan pelan menunjukan jumlah yang cukup signifikan. Pada 2011 ada 1.563 pengunjung, 2012 ada 1.789 pengunjung, 2013 ada 2.384 pengunjung, 2014 ada 2.921 pengunjung, dan  2015 :  ada 3.502 pengunjung. Sedangkan pergerakan wisatawan nusantara pada 2011 ada 170.862 pengunjung, 2012 ada 211.191 pengunjung, 2013 ada 209.636 pengunjung, 2014 ada 271.673 pengunjung, 2015 ada 264.327 pengunjung.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN