Dinihari, Bengkulu Diguncang Gempabumi

HARI Selasa dini hari (12/7/2016), pada pukul 03.28.40 WIB wilayah Provinsi Bengkulu diguncang gempabumi tektonik dengan kekuatan M= 5,0. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa episenter gempabumi ini terletak pada koordinat 4.76 LS dan 102.10 BT, tepatnya di laut pada jarak sekitar 111 kilometer arah baratdaya Seluma, Bengkulu pada kedalaman hiposenter 69 kilometer.

Unknown-8

Berdasarkan analisis peta guncangan (shakemap) BMKG, tampak bahwa secara umum di sepanjang wilayah Pesisir Bengkulu guncangan gempabumi ini dirasakan dalam skala intensitas II SIG BMKG (II-III MMI-Modified Mercally Intensity), seperti di Mukomuko, Ketaun, Bengkulu, Seluma, Mana, dan Bintuhan. Di daerah ini guncangan gempabumi dirasakan oleh banyak orang, benda-benda tergantung berayun dan jendela kaca bergetar.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi yang terjadi merupakan gempabumi kedalaman menengah akibat aktivitas subduksi lempeng. Subduksi lempeng yang dimaksud adalah menyusupnya Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia. Dalam hal ini hiposenter gempabumi berada di Zona Benioff, yaitu bagian lempeng tektonik (slab) yang sudah mulai menukik di bawah permukaan lepas pantai Bengkulu. “Meskipun pusat gempabumi ini terletak di laut, tetapi karena kekuatannya relatif kecil dan terjadi di kedalaman menengah maka gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.” ujar Daryono-Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG

Terkait peristiwa gempabumi yang mengguncang wilayah Bengkulu, hingga laporan ini dibuat pada pukul 04.00 WIB belum terjadi gempabumi susulan (aftershocks), untuk itu kepada masyarakat di Pesisir Provinsi Bengkulu dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggungjawab karena gempabumi ini tidak berpotensi merusak.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN