Garuda Wisnu Kencana, Dilirik Raja Salman

KITANESIA, ULUWATU – Kuta, Sanur, Ubud, dan Kintamani, bagi wisatawan memang menjadi destinasi primadona yang wajib dikunjungi. Namun, Garuda Wisnu kencana (GWK) juga tidak kalah indahnya. Destinasi di Uluwatu, Bali itu ikut dilirik Raja Salman dan 1500 delegasi Kerajaan Saudi saat menghabiskan liburan di Pulau Dewata.

“Saya dengar GWK memang bakal disambangi Raja Salman atau delegasi Kerajaan Saudi. Tapi sampai sekarang kami belum dapat kabar apapun. Ada atau tidak ada kunjungan raja, setiap hari kami tetap siaga 24 jam,” terang Seno Andhikawanto, Operation & Development Director Garuda Wisnu Kencana, Senin (6/3).

Di GWK, wisatawan memang bisa menikmati panorama keren yang tidak ada habisnya. Sebagian Pulau Bali yang cantik bisa dilihat dari sini. Akses menuju ke sana juga tak sulit. Hanya 10 menit dari Bandara Ngurah Rai, 25 menit dari Kuta, dan 20 menit dari Nusa Dua, Anda akan tiba di GWK.

Luas wilayahnya? Super luas. Ada 240 hektar lahan yang bisa Anda nikmati di sini. Dan di tempat ini nantinya akan dibangun patung tertinggi di dunia yang akan mengalahkan patung Liberty di Amerika Serikat.

“Kebetulan GWK memiliki nuansa yang sejuk dan pemandangan yang serba hijau yang juga disukai wisatawan Timur Tengah. Dan arsitektur dan pahatan-pahatan karya seniman Bali juga ada di sini. Saya dengar Raja Salman sangat suka dengan nuansa Bali. Jadi kalau ke sini, ya bisa menikmati banyak hal. Akan ada banyak cerita berkesan yang bisa dibawa pulang ke Kerajaan Saudi,” tambah Seno.

Soal pesona, nature di GWK memang sudah kelas dunia. Infrastrukturnya pun sangat komplit. Di tempat ini Anda bisa menyaksikan sunset yang cantik. Bisa juga menikmati aneka ragam acara hiburan dari pagi hari hingga malam hari yang begitu eksotis.

Dari mulai Wiznu Plaza. Street Theatre, Lotus Pond, Amphitheatre, Exhibition Hall, Indraloka Garden, Tirta Agung, Restaurant Jendela Bali, Restaurant The Beranda, Boutique dan Toko Souvenir, semuanya dapat dikunjungi dengan beragam acara yang diadakan. Dengan beragam daya pikat tadi, pemimpin-pemimpin negara sahabat sudah banyak yang berkunjung ke sini. Delapan pemimpin negara yang hadir pada World Cultural Forum 2013 tercatat pernah datang ke GWK. Begitu juga dengan anggota delegasi Sidang Interpol Dunia, November 2016 silam.

“Kami sudah terbiasa menyambut tamu-tamu kenegaraan dengan persiapan singkat. Di dalam GWK ada tiga restoran yang bisa menampung hingga 1300 tamu-tamu VIP. Jadi kami selalu siap menyambut kedatangan Raja Salman atau delegasinya,” ucap Seno.

Tak hanya tamu kenegaraan. Destinasi yang satu ini juga sering menggelar konser-konser dunia. Iron Maiden, band cadas asal Amerika

Serikat pernah menggelar konser di tempat ini. Pesta Youtubers Se-Asia juga pernah digelar di GWK.  Bahkan CEO Tiens Group, Li Jinyuan –salah seorang tokoh terkaya dunia versi Forbes pernah menggelar wisata massal untuk 8000 karyawannya di GWK. Saat wisata ke GWK, Li Jinyuan ikut memboyong ratusan media Amerika dan Asia. Dari mulai Yahoo News,

Daily Times, Daily Star, ABC News, Channel 3, The Guardian, Daily Sun, BBC, CNN, semua hadir di Bali.

“GWK adalah taman budaya bertaraf internasional. Bila memang Raja Salman atau delegasi Kerajaan Saudi jadi berkunjung ke GWK, tentu kami akan menyambut gembira dan akan menjadi tuan rumah yang baik,” sebut Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI.

Menurut Arief Yahya, tempat-tempat yang dikunjungi raja dan pangeran Arab itu akan menjadi “berkah” tersendiri. Itulah mengapa Menpar yang mantan Dirut PT Telkom ini terus mempromosikan destinasi Bali di wilayah Timur Tengah, sebelum dan saat Raja Salman ke Pulau Dewata itu. Bahkan 50% dari budget advertising di Aljazeera Channel dihabiskan selama raja berwisata di Bali.

“Inilah yang dimaksud dengan endorser. Raja dan rombongan yang jumlahnya 1.500 orang itu adalah customers yang sekaligus menjadi sellers bagi Wonderful Indonesia. Karena itu kepuasan dan cerita positif mereka selama di Bali akan menentuian nasib pariwisata Indonesia dengan originasi Timur Tengah,” jelas Manpar Arief Yahya.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN