Gebrakan Pertama I Wayan Koster Membangun Bandara Bali Utara

BALI 8/9/18 – Perjuangan I Wayan Koster terbukti sangat konsisten dan menepati janjinya ketika dia terpilih menjadi Gubernur Bali, untuk memperjuangkan Bandara Alternatif Ngurah Rai yaitu Bandara Bali Dikawasan Kubu Tambahan Kec. Buleleng Bali Utara, hal itu ditegaskan dalam serah terima jabatan di Kantor DPRD Provinsi Bali seperti dikutip Kitanesia, Sabtu (8/9).

Penetapan lokasi bandara baru di Kubutambahan akan diterbitkan pada September 2018. Nantinya, bandara tersebut akan menjadi infrastruktur penunjang pengembangan pariwisata di Pulau Dewata demikian ditegaskan Gubernur yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali.

Koster mengatakan sudah ada persamaan persepsi tentang pentingnya pembangunan bandara baru di wilayah Bali Utara.

“Berkaitan dengan rencana pembangunan bandara baru di Bali, saya sudah tiga kali bertemu dengan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi pada 10 Agustus, 27 Agustus dan 4 September 2018,” ujarnya dalam acara tersebut

Dalam Pidatonya I Wayan Koster mengatakan, Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali Selatan yang sudah ada saat ini hanya dikembangkan landasan pacu, parkir, apron dan terminal. Bandara diperkirakan hanya cukup menampung kedatangan pesawat dan wisatawan hingga lima tahun ke depan.

Pada Mulanya  ada rencana pembangunan landasan pacu baru di Bandara Ngurah Rai dengan cara mereklamasi laut. Namun, biaya investasi terbilang sangat Tinggi yaitu mencapai Rp25 triliun serta membutuhkan sejumlah teknologi tinggi dan juga berisiko tinggi, Alhasil diputuskan untuk membangun bandara baru di Kubutambahan yang bertaraf internasional dengan biaya investasi lebih murah serta kapasitas lebih besar.

Bandara baru yang berada di sisi utara Pulau Bali itu diharapkan dapat mengatasi kesenjangan antara wilayah selatan dan utara yang tingkat ekonomi masyarakatnya masih sangat timpang .

Dalam kepemimpinan  Gubernur Bali periode 2008-2018 Made Mangku Pastika telah merekomendasikan PT Pembangunan Bali Mandiri ( PEMBARI ) sebagai salah satu perusahaan lokal yang Profesional dan juga menunjukan kegigihan usaha serta keseriusan selama 10 tahun terakhir untuk membangun bandara baru di Kubutambahan tersebut.

Dalam persiapan Pembangunan Tersebut PT Pembangunan Bali Mandiri(PEMBARI ) telah menandatangani kerja sama dengan sejumlah pihak antara lain Desa Adat Kubutambahan, perusahaan seperti PT Wijaya Karya (BUMN), PT Adhi Karya ( BUMN ) Perusda Bali (BUMD), dan sejumlah investor asing.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN