Gempabumi di Mamberamo Timur Dipicu Sesar Aktif

Kitanesia.co – Selasa, 26 Juli 2016, pukul 04.33.32 WIB, wilayah Mamberamo bagian timur dan sekitarnya telah terjadi gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi berkekuatan M=4,9 Skala Richter, dengan episenter pada koordinat 2,81 LS dan 139,56 BT, tepatnya di darat pada jarak 43 km arah tenggara Sarmi pada kedalaman 27 kilometer.

Unknown-6

Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan ” Peta tingkat guncangan (shake map) BMKG, menunjukkan bahwa dampak gempabumi ini menimbulkan guncangan pada II Skala Intensitas Gempabumi (SIG-BMKG) atau III skala intensitas Modified Mercally Intensity (MMI) di wilayah Pegunungan Mamberamo bagian timur, seperti: Arso. Sauti, Siggih, Sonsar, Titiwaifuru, Meneo, dan Brumke. Di daerah tersebut dampak gempabumi berupa guncangan yang dirasakan oleh orang banyak tetapi tidak menimbulkan kerusakan, sementara benda-benda ringan yang digantung berayun dan jendela kaca bergetar. Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan sebagai dampak gempabumi.” tandasnya

Jika ditinjau kedalaman hiposenterya, maka gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal. Dengan kedalaman hiposenter 27 km, maka dugaan kuat gempabumi ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif Mamberamo Thrust Belt pada segmen paling timur.

Katalog gempabumi BMKG menunjukkan bahwa di zona ini terakhir mengalami peristiwa gempabumi signifikan pada 28 Juli 2015 yang melanda Kabupaten Mamberamo Raya dengan kekuatan M=7.2. Gempabumi ini menimbulkan kerusakan beberapa rumah dan menelan korban jiwa 1 orang. Kawasan Mamberamo memang berada pada zona aktif gempabumi. ” Catatan sejarah kegempaan, menunjukkan bahwa kawasan Mamberamo pernah diguncang gempabumi tahun 1926 berkekuatan sebesar M 7.9, tahun 1971 sebesar M 8.1, dan tahun 1989 sebesar M 6.0. Kemungkinan besar penyesaran yang terjadi dari gempabumi ini berupa sesar naik karena di wilayah ini didominasi gaya kompresi akibat saling desak pada lempeng tektonik.” ungkap Daryono

Peristiwa gempabumi pagi ini mengingatkan kita bahwa zona gempabumi Mamberamo dan sekitarnya sangat aktif. Namun demikian kepada warga masyarakat setempat dihimbau agar tetap tenang mengingat gempabumi yang terjadi tidak berpotensi merusak.

 

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN