Gempabumi di Namlea, Maluku

Kitanesia.co – Kamis, 4 Agustus 2016, pukul 21.48.18 WIB, wilayah Namlea, Namae, Tahalupu, Sole, Supe, dan Putia di Maluku diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi terjadi dengan kekuatan M=4,9. Pusat gempabumi terletak pada koordinat 2,96 LS dan 127,5 BT, tepatnya di laut pada jarak 62 km arah timurlaut Namlea, dengan kedalaman 10 kilometer.

Unknown

Hasil analisis peta tingkat guncangan (shake map), menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan cukup kuat di Namlea, Namae, Tahalupu, Sole, Supe, dan Putia pada skala intensitas II SIG BMKG (III-IV MMI). Di daerah ini gempabumi dirasakan oleh orang banyak, namun demikian hingga saat ini belum ada laporan kerusakan.

Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan “Gempabumi Namlea merupakan jenis gempabumi tektonik dangkal di sebelah selatan Seram Trough. Jika melihat kedalaman hiposenter hanya 10 meter, maka diyakini gempabumi ini disebabkan aktivitas sesar aktif, dan bukan akibat aktivitas subduksi Seram. Peta tektonik menunjukkan bahwa di antara Pulau Buru dan Pulau Seram tepat di lokasi episenter gempa, melintas sesar lokal yang merupakan percabangan (splay) dari Sesar Sorong.”ujarnya

Ditambahkannya lagi ” Catatan sejarah gempabumi Maluku mencatat bahwa di lokasi yang sama pada tahun 1948 pernah terjadi gempabumi dengan kekuatan M=7,9. Gempabumi ini dilaporkan menimbulkan banyak kerusakan di zona Pulau Seram – Buru.”tandas Daryono

Hasil monitoring BMKG hingga saat ini belum terjadi gempabumi susulan. Untuk itu masyarakat pesisir Namlea, Namae, Tahalupu, Sole, Supe, dan Putia, dihimbau agar tetap tenang mengingat gempabumi yang terjadi tidak berpotensi menimbulkan tsunami.***

HK-kitanesia.co

 

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN