Gempabumi Guncang Sangihe dan Talaud M= 5,6.

KITANESIA, Indonesia Adalah Kita – Hari Minggu (4/12/2016), Kepulauan Sangihe dan Talaud diguncang gempabumi tektonik. Analisis BMKG menunjukkan gempabumi terjadi pukul 12.24.07 WIB dengan kekuatan M=5,6. Episenter terletak pada 4,49 Lintang Utara dan 127,81 Bujur Timur, tepatnya di laut pada jarak 140 km arah timurlaut Melonguane di kedalaman 160 km.unknown-43

Menurut Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG
Dr. DARYONO, S.Si., M.Si. “Peta tingkat guncangan menunjukkan dampak gempabumi berupa guncangan kuat dirasakan di Melonguane, Tabang, Rainis, Mamahan, Pulutan, Tule, Esang, Lobo, Tarohan, Enemawira, Tahuna, dan Ngalipaeng, pada skala intensitas II SIG BMKG atau III-IV MMI. Banyak warga di daerah tersebut terkejut akibat guncangan gempabumi. Dilaporkan banyak warga di Sangihe dan Talaud berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan akibat gempabumi.” ujarnya

Daryono juga menambahkan ” Gempabumi Sangihe dan Talaud ini merupakan jenis gempabumi kedalaman menengah dipicu aktivitas subduksi lempeng. Dalam hal ini Lempeng Laut Pilipina bergerak ke barat menyusup ke bawah Lempeng Mikro Halmahera pada Palung Pilipina dengan laju 67 mm/tahun. Secara tektonik kawasan ini merupakan kawasan seismik aktif dan kompleks yang sering terjadi gempabumi dengan kedalaman dangkal hingga menengah” Pungkasnya

Hasil monitoring BMKG hingga pukul 13.30 WIB belum terjadi gempabumi susulan. Masyarakat pesisir Kepulauan Sangihe dan Talaud dihimbau agar tetap tenang mengingat gempabumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami.***

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN