Halmahera Utara Juga Diguncang Gempa

image : Halmahera.com

Kitanesia.co – HARI Senin 4 Juli 2016, gempabumi tektonik mengguncang wilayah Halmahera utara. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini terjadi pada pukul 20.16.42 WIB dengan kekuatan M=4,5 Skala Richter. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,07 LU dan 127,77 BT, tepatnya di laut pada jarak 64 kilometer arah baratlaut Halmahera Utara, pada kedalaman hiposenter 7 kilometer.

Berdasarkan analisis peta guncangan (shakemap) BMKG, tampak bahwa secara umum guncangan gempabumi ini dirasakan di sebagian besar wilayah Halmahera Utara.

Unknown-8

Di Galela guncangan dirasakan dalam skala intensitas II SIG BMKG (III MMI). Guncangan gempabumi cukup kuat dan dirasakan oleh orang banyak, tetapi tidak menimbulkan kerusakan.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi yang terjadi merupakan gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif. “Dugaan kuat bahwa sesar yang membangkitkan gempabumi ini adalah sistem sesar yg memotong Semenanjung Halmahera bagian utara menurut Hall dkk. (1988). Jika kita tinjau lokasi episenter gempabumi ini tampak pusat gempabumi terletak di jalur terusan sesar yang belum diberi nama tersebut.” ujar Daryono – Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG

Meskipun pusat gempabumi terletak di laut, tetapi karena kekuatannya relatif kecil maka gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

Terkait peristiwa gempabumi yang mengguncang Halmahera Utara, hingga laporan ini disusun, belum terjadi gempabumi susulan, untuk itu masyarakat dihimbau agar tetap tenang. Khusus warga masyarakat di pesisir Halmahera Utara dihimbau agar tidak terpancing isu yang tidak bertanggungjawab, untuk keterangan lebih lanjut silahkan sambangi diTwitter:@daryonobmkg

*(KitaBM)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN