Instruksi Waspadai Cuaca dari Dirjen Yang Bisa Menyelamatkan

KITANESIA, JAKARTA– Dalam dunia penerbangan, cuaca merupakan faktor penting yang harus diwaspadai guna menjaga keselamatan penerbangan. Untuk mewaspadai cuaca yang bisa berubah dengan cepat dan kadang tak menentu serta bisa membahayakan keselamatan penerbangan, Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso telah mengeluarkan Instruksi no. INST 001 tahun 2017.

Instuksi tersebut adalah tentang Peningkatan Kewaspadaan Dalam Menghadapi Musim Hujan Dan Kondisi Visibility Below Minima Di Bandar Udara Serta Penanganan Dampak Sebaran Abu Vulkanik Terhadap Operasi Penerbangan. Agus Santoso dalam instuksi tersebut menginstruksikan langkah-langkah preventif terkait cuaca kepada penyelenggara bandar udara, penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan, pimpinan badan usaha angkutan udara, pimpinan unit pelayanan informasi meteorologi penerbangan dan pimpinan unit pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi.

Instruksi terdiri dari lima poin, yaitu: (1). Melakukan kewaspadaan terhadap gangguan (hazard) yang ditimbulkan dari kondisi visibility below minima pada musim penghujan dan sebaran abu vulkanik. (2). Langkah-langkah yang perlu dilakukan oleh para pemangku kepentingan tersebut. (3). Melakukan kegiatan operasional penerbangan sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku. (4). Melaporkan kepada Dirjen Perhubungan Udara c.q para Direktur di Ditjen Perhubungan Udara atau kepala Otoritas Bandar Udara setempat terkait setiap kondisi bandar udara yang dapat membahayakan keselamatan operasional penerbangan. (5). Direktur di Ditjen Perhubungan Udara dan Kepala Otoritas Bandar Udara setempat harus selalu melakukan pengawasan terhadap keselamatan operasional penerbangan di bandar udara sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Instruksi di atas sangat penting untuk mencegah terjadinya pesawat tergelincir saat mendarat karena faktor cuaca seperti yang terjadi Bandara Pattimura Ambon (31/5/2017). Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun langkah pencegahan harus diperkuat dengan meningkatkan peran semua pemangku kewajiban di saat cuaca buruk. Untuk memperkuat langkah pencegahan, semua pemangku kewajiban harus mematuhi instruksi yang telah dikeluarkan oleh Dirjen Perhubungan Udara.

Sesuai dengan instruksi nomor lima, Kepala Otoritas Bandar Udara setempat harus selalu melakukan pengawasan terhadap keselamatan operasional penerbangan di bandar udara sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku.*

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN