Issue of the Day 14 Januari 2017

1.PROGRES LELANG DINI

Kementerian PUPR siap melakukan tanda tangan kontrak lelang dini yang dilakukan sejak Oktober–November 2016 silam. Berdasarkan data per 12 Januari 2017, dari 12.000 paket pengerjaan, sebanyak 5.172 paket sudah dilelang oleh Kementerian PUPR dengan nilai mencapai Rp 33,02 triliun. Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menyatakan yang siap ditandatangani tanggal 17 Januari nanti baru Rp 11 sekian triliun dari lelang dini Oktober–November 2016. Sedangkan untuk tahun jamak Rp 22 triliun, jadi tanggal 17 itu terikat kontrak Rp 33 triliun.

2.RUMAH SUSUN MASIH MINIM

Pembangunan rusun (rumah susun) di Indonesia masih tergolong sedikit. Namun begitu, pembangunan hunian vertikal tidak akan berhenti. Masalah lahan yang terbatas akan jadi alasan hunian vertikal jadi pilihan masyarakat. DIrjen Penyediaan Perumahan Syarif Burhanuddin mengatakan rata–rata per tahun pemerintah hanya mampu membangun 10 ribu unit rusun. Pemerintah menyadari kebutuhan masyarakat akan rusun ke depannya semakin meningkat akibat keterbatasan lahan. Syarif mengatakan, generasi muda Indonesia pada nantinya mau tidak mau harus beradaptasi menempati hunian vertikal.

3.TOL BATANG-SEMARANG

Jalan Tol Batang–Semarang sepanjang 75 kilometer direncanakan sudah berfungsi sebagian pada Lebaran 2017, karena target penyelesaiannya pada bulan Juni, sehingga bisa dilewati pemudik. Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Desi Arryani saat mendampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan  PT Jasa Marga melalui anak usahanya PT Jasa Marga Semarang Batang (JMSB) menggunakan skema pembiayaan ‘Contractor Pre Financing’ untuk percepatan pembangunan karena memungkinkan proyek tersebut didanai kontraktor pelaksana terlebih dulu.

4.DANA PERBAIKAN JEMBATAN CISOMANG

Kementerian PUPR memastikan bakal menggelontorkan puluhan miliar rupiah guna memperbaiki Jembatan Cisomang. Perbaikan Jembatan Cisomang yang berada di KM 100+700 sebagai bagian Jalan Tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi) Jawa Barat bersiap memasuki konstruksi besar setelah beberapa pengerjaan kecil seperti grouting atau penggalian tanah pada pilar A1, P0, P1, P2, dan P5.

Menurut Menteri Basuki Hadimuljono berdasarkan perhitungan di lapangan dan pengalaman empiris lainnya, diperkirakan anggaran yang dibutuhkan untuk penanganan Jembatan Cisomang berkisar di angka Rp 70 miliar dan selesai pada 31 Maret 2017. Sebanyak 50 buah tiang pancang atau bore piles akan diletakkan di lapisan batuan breksi guna memperkuat pondasi Jembatan Cisomang di Tol Cipularang yang saat ini dalam perbaikan pasca bergeser beberapa sentimeter.

5.CAPAIAN KEMENTERIAN PUPR 2016

Bidang Perumahan dan Permukiman

Kementerian PUPR merangkum beberapa pekerjaan yang telah dilakukan selama 2016 di bidang ketahanan air dan pangan, konektivitas, perumahan, dan permukiman. Di bidang perumahan, Direktorat Jenderal (Ditjen) Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR tetap melanjutkan Program Nasional Sejuta Rumah.  Pada awal tahun, Ditjen Penyediaan Perumahan menargetkan membangun 700.000 rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 300.000 unit rumah untuk non MBR. Namun, hingga akhir 2016, hanya 805.169 unit rumah yang berhasil dibangun dengan rincian 569.382 unit rumah untuk MBR dan 235.787 unit rumah untuk non-MBR. Sementara itu, di bidang permukiman, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR berhasil menyelesaikan pembangunan tujuh pos lintas batas negara (PLBN) yang dimulai pembangunannya pada 2015.

Bidang Konektivitas

Di bidang konektivitas, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian PUPR telah menyelesaikan dan mengoperasikan 44 kilometer jalan tol dari target 134 kilometer yang dicanangkan pada awal 2016. Selain itu, Ditjen Bina Marga juga berhasil membangun hampir 60 jembatan di seluruh Indonesia dengan total panjang 9.098 meter dari target awal tahun 9.196 meter. Secara total, Kementerian PUPR telah berhasil membangun 197 kilometer jalan tol dan 17.068 meter jembatan dalam kurun waktu dua tahun terakhir sejak 2015.  Ada pun target di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, Kementerian PUPR diwajibkan membangun 1.000 kilometer jalan tol dan 29.859 meter jembatan.

Bidang SDA

Di bidang ketahanan air dan pangan, Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR berhasil melakukan penandatanganan kontrak pembangunan delapan bendungan. Ke delapan bendungan tersebut dibangun dengan dana sebesar Rp 9,8 triliun yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2016 Kementerian PUPR.

6.USULAN KEMENPUPR DI PROYEK STRATEGIS NASIONAL

Sebanyak 13 proyek usulan Kementerian Kementerian PUPR untuk dimasukkan dalam daftar baru Proyek Strategis Nasional (PSN) bakal terhambat karena proyek tersebut belum memenuhi kri teria kategori. Direktur Program Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Rainier Haryanto mengungkapkan lembaga itu akan menindaklanjuti dengan meneliti beberapa kriteria utama. Beberapa kriteria itu seperti nilai investasi yang harus di atas Rp100 miliar serta konstruksi harus dimulai paling lambat akhir 2018. Kondisi itu baru dilakukan apabila ke menterian/lembaga terkait telah menyerahkan kelengkapan dokumen terkait usulan proyek PSN. Pada kesempatan terpisah, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra Saleh mengungkapkan dalam hasil evaluasi terakhir dengan Kemenko Perekonomian akhir tahun lalu menyebutkan terdapat 19 proyek usulan kementerian yang dianggap memiliki kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat PSN

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN