Issue of the Day 17 Januari 2017

1.PERESMIAN RUSUN DARUL HIKMAH DAN MASJID AGUNG AR-RIDWAN

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla meresmikan penggunaan Rumah Susun (Rusun) Darul Hikmah dan Masjid Agung Ar–Ridwan di Komplek Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (16/1/2017). Turut mendampingi pada acara peresmian tersebut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Anggota Komisi V DPR RI Budi Yuwono, dan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo. Dalam sambutannya, Wapres Jusuf Kalla mengatakan agar Rusun yang sudah dibangun Pemerintah ini agar dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik–baiknya.

  1. RAKER KOMISI V DPR

Pimpinan dan anggota Komisi V DPR RI memberikan apresiasi kepada Pemerintah dalam penanganan sarana dan prasarana transportasi pada masa libur Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

Demikian salah satu kesimpulan hasil Rapat Kerja Komisi V DPR dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Korps Lalu Lintas (Korlantas) POLRI, Badan SAR Nasional, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan badan usaha/operator layanan transportasi di Ruang Rapat Komisi V DPR RI, Jakarta, Senin (16/1).

Hadir dalam Raker tersebut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala BMKG Andi Eka Sakya, Kepala Korlantas POLRI Brigjen Royke Lumowa , Kepala Badan SAR Nasional Marsdya TNI F.H. Bambang Sulistyo, Ketua KNKT Soerjanto dan Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Anita Firmanti yang mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

4.PERBAIKAN JALUR PANTURA

Selain fokus menyelesaikan pembebasan lahan tol pada Februari, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga akan memperbaiki Jalan Pantura. Alokasi dana yang dianggarkan untuk Jalan Pantura di Jateng senilai Rp 234 miliar. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Achmad Herry Marzuki menjelaskan, anggaran itu terbagi menjadi tiga wilayah. Wilayah barat mulai dari batas Plelen dianggarkan Rp 120 miliar, wilayah metro mulai dari Semarang dianggarkan Rp 70 miliar, dan wilayah timur dari Batas Jatim dianggarkan Rp 44 miliar.

5.TOL DIRESMIKAN SEMESTER I-2017

Pada akhir semester I-2017, tol sepanjang 66 kilometer yang tersebar di empat ruas Tol Trans-Jawa dapat beroperasi. Selain itu, untuk mendukung arus mudik Lebaran 2017, sekitar 267 kilometer jalan tol di enam ruas tol dapat difungsikan secara darurat. Hingga akhir tahun ini, ditargetkan 392 kilometer jalan tol dapat beroperasi.

Tol sepanjang 66 kilometer (km) yang ditargetkan dapat beroperasi pada semester I-2017 terdiri dari seksi 3 Bawen-Salatiga sepanjang 17,6 km (ruas Semarang-Solo), seksi 1 Karanganyar-Sragen sepanjang 13,8 km (ruas Solo-Ngawi), serta seksi 2 Jombang-Mojokerto barat sepanjang 19,7 km, seksi 2 Jembatan Brantas-Pendekar sepanjang 0,2 km dan seksi 4 Bandar-Batas Barat sepanjang 0,9 km (ruas Kertosono-Mojokerto). Yang terakhir adalah seksi 1 Gempol-Rembang sepanjang 13,9 km (ruas Gempol-Pasuruan).

“Itu berarti ruas tol yang diresmikan pada semester 1-2017 sepanjang 66 kilometer. Kami akan dorong sebelum Lebaran bisa beroperasi,” kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Arie Setiadi seusai Rapat Kerja dengan Komisi V DPR

6.REVISI PP RENCANA TATA RUANG DAN WILAYAH (RTRW)

Guna menggenjot pembangunan infrastruktur, pemerintah akan mendorong daerah–daerah segera menyelesaikan aturan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW). Salah satu langkah yang ditempuh pemerintah menyelesaikan persoalan RTRW melalui percepatan revisi Peraturan Pemerintah (PP) No 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah Nasional (RTRWN).

Revisi PP 26/2008 ditargetkan rampung akhir Januari atau awal Februari 2017. Persoalan tata ruang yang berkepanjangan dapat menghambat pembangunan infrastruktur dan proyek–proyek strategis nasional, yang saat ini beberapa di antaranya belum memiliki RTRW–nya.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN