Issue of the Day

#1 TEMPAT PENGUNGSIAN GARUT

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan akan fokus pada penanganan darurat seperti penyediaan tempat pengungsian dan pasokan air bersih bagi para pengungsi di Kabupaten Garut.Selain itu, kementerian juga akan melakukan perbaikan terhadap tanggul yang runtuh akibat banjir bandang. Kementerian telah mengerahkan tujuh mobil tangki, 17 hidran umum, 20 toilet bongkar pasang (knockdown), satu unit truk tinja, dan 200 dirijen air lokasi pengungsian.

#2 PUPR BANGUN RUSUN DAN TATA SUNGAI DI GARUT

Kementerian PUPR akan membangun rumah susun (rusun) dan melakukan penataan kawasan di bantaran sungai Desa Kaum Lebak Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk penanganan banjir bandang ke depan. Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono mengatakan, sementara ini ada dua alternatif untuk lokasi pembangunan rusun, yaitu di tanah Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Garut di Jalan Pembangunan atau lahan Pemda di sebelah SLB CYKP.

#3 BENDUNGAN TERITIP DITARGET SELESAI AKHIR 2017

Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono mengatakan pembangunan Bendungan Teritip ditargetkan akan selesai pada akhir 2017 dan dioperasikan pada 2018. Pembangunan bendungan itu melalui dukungan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dengan pola multiyears project. Menurutnya, pembangunan Bendungan Teritip sangat strategis selain mendukung kegiatan pertanian juga pemanfaatan ketersediaan air baku untuk air bersih di Balikpapan.

#4 TENDER BEDUNGAN WAY SEKAMPUNG

Dua BUMN konstruksi, PT Pembangunan Perumahan (PP) dan PT Waskita Karya (WK), memenangi tender proyek Bendungan Way Sekampung di Provinsi Lampung.

Menurut data Layanan Pengadaan Secara Elektronik Kementerian PUPR, kontrak Bendungan Way Sekampung terbagi menjadi dua paket.

#5 KPBU DALAM PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR

Pemerintah melalui Kementerian PUPR tengah mengupayakan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk mendorong swasta berinvestasi pada infrastruktur yang dibangun Kementerian PUPR. Selain jalan tol, penyediaan air minum, pengelolaan sampah dan limbah, PUPR pun membangun dan memelihara bendungan, juga sungai yang dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga air. Hal itu dikatakan Dirjen Bina Konstruksi Yusid Toyib saat memimpin Brainstorming Prospek Skema KPBU pada Pengusahaan Bendungan dengan Bappenas, Kementerian Koordinator Perekonomian, Perbankan, Ditjen Sumber Daya Air di Jakarta, Selasa (20/9).

#6 BANK TANAH UNTUK INFRASTRUKTUR

Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) meminta suntikan modal atau penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 21,6 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017. Direktur Jenderal Kekayaan Negara Sonny Loho menjelaskan besarnya suntikan modal tersebut adalah untuk menjalan fungsi landbank atau bank tanah dalam rangka mendukung pembangunan infrastratruktur.

#7 POTENSI PEMBIAYAAN TOL DARI BANK SYARIAH

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Heri Tri Saputra mengatakan, perbankan syariah berpotensi untuk membiayai pembangunan proyek jalan tol. Sebab skema pembiayaan yang dijalankan sangat sesuai untuk membiayai proyek pembangunan jangka panjang.

#8 BALITBANG KAJI TAILING UNTUK BAHAN BANGUNAN

Kementerian PUPR melalui Balitbang mengkaji pembiayaan pembangunan permukiman yang lebih efisien. Kini, untuk menekan biaya pembangunan yang cenderung mahal, bahan bangunan dari limbah tailing pertambangan emas disebut bisa dijadikan solusi. Sekretaris Balitbang PUPR, Bernaldy mengatakan, bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk, untuk pemanfaatan limbah bekas penambangan atau tailing untuk bahan bangunan, seperti keramik, genteng, dan bahan alternatif sebagai campuran semen.

#9 SISTEM MODULAR UNTUK KEJAR TARGET SEJUTA RUMAH

Demi mengejar target sejuta rumah, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Syarif Burhanudin menyatakan sistem modular akan menjadi alternatif untuk mempercepat penyediaan, namun dengan catatan bahwa desain yang disajikan lebih menarik minat masyarakat untuk memiliki rumah.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN