Issue of The Day

  1. CAPAIAN 2 TAHUN KEMENTERIAN PUPR

Genap dua tahun sudah Kabinet Kerja pimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin Tanah Air. Beberapa capaian pun sudah diraih kementerian-kementerian di bawahnya, tak terkecuali Kementerian PUPR.

Dalam dua tahun ini, kementerian yang dipimpin Basuki Hadimuljono itu telah banyak membangun mulai jalan tol, waduk, jembatan, hingga perumahan.

Di bidang ketahanan pangan, selama periode 2015 Kementerian PUPR telah membangun 13 waduk baru, melanjutkan pembangunan 16 waduk, dan menyelesaikan sebanyak 5 waduk serta membangun jaringan irigasi baru seluas 182.000 hektar.

Sementara bidang konektivitas, Kementerian PUPR telah membangun jalan tol sepanjang 153 kilometer dari target 1.060 kilometer hingga 2019 nanti.

Adapun untuk sektor perumahan dan permukiman, Kementerian PUPR telah membangun rumah susun (rusun), program rumah swadaya dan KPR FLPP. Kementerian PUPR juga membangun infrastruktur SPAM, Sanimas, Pamsimas, pembangunan pos lintas batas negara dan infrastruktur permukiman di kawasan perbatasan.

  1. MASTERPLAN & DEVELOPMENT PLAN KAWASAN PERKOTAAN DAN KOTA BARU

BPIW melalui Pusat Pengembangan Kawasan Perkotaan melakukan finalisasi penyusunan masterplan dan development plan untuk pengembangan infrastruktur PUPR di empat kawasan perkotaan dan tiga kota baru.

Kepala Pusat Pengembangan Kawasan Perkotaan, Agusta Ersada Sinulingga mengatakan empat Kawasan Perkotaan tersebut adalah Cirebon dan sekitarnya, Cilacap dan sekitarnya, Pontianak dan sekitarnya, serta Bandar Lampung dan sekitarnya, sementara tiga kota baru yaitu Kota Baru Sofifi, Kota Baru Maja dan Kota Baru Bandar Kayangan.

3.PENGEMBANGAN KAWASAN PERBATASAN

Kementerian PUPR memiliki 35 Wilayah Pengembangan Strategis (WPS) sebagai basis perencanaan keterpaduan infrastruktur PUPR termasuk di Pulau Kalimantan. Di Pulau Kalimantan terdapat empat wilayah pengembangan strategis yaitu Ketapang–Singkawang–Pontianak–Sambas (WPS 20), Temajuk–Sebatik (WPS 21), Palangkaraya–Banjarmasin–Batulicin (WPS 22) dan Balikpapan–Samarinda–Maloy (WPS 23).

4.PROGRES TOL TRANS SUMATERA

–  Pembayaran dana ganti rugi Tol Trans Sumatra Pekanbaru Dumai Pekanbaru ditargetkan selesai pada November 2016. Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau Masperi mengatakan dana ganti rugi tersebut mencapai Rp3,5 triliun. Dana akan direalisasikan mengguanakan APBN 2016 melalui Kementerian PUPR.

– PT Hutama Karya (Persero) terus fokus membangun Jaringan Tol Trans Sumatera.

Sebagai BUJT, perseroan telah ditunjuk pemerintah untuk menjalankan penugasan pengusahaan jalan tol tersebut dan mendapat jaminan serta dukungan fiskal dari pemerintah.

Pembangunan tol sepanjang 2.700 kilometer ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian di Pulau Sumatera. Berdasarkan data BBPJT, Jalan Tol Trans Sumatera terdiri dari 24 ruas yang membentang dari Bakauheni hingga Aceh.

  1. MEA MEMBUAT BUJK ASING TAK TERBENDUNG

Memasuki Era Masyarakat Ekonomi ASEAN, masuknya badan usaha jasa konstruksi asing (BUJKA) kian tak terbendung. Hal itu perlu diimbangi dengan ekspansi Badan Usaha Jasa Konstruksi Nasional ke pasar global. Menurut data BKPM yang disusun oleh Kementerian PUPR, per awal Oktober 2016, Cina berada di peringkat teratas BUJKA, disusul Korea Selatan di posisi kedua. Gapensi menilai gencarnya Cina dalam melakukan ekspansi ke negara lain memperoleh dukungan penuh dari pemerintahannya.

  1. POMPA AIR TENAGA HIDRO

Kementerian PUPR melalui Pusat Litbang Sumber Daya Air (Pusair), Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), mengembangkan Teknologi Pompa Air Tenaga Hidro (PATH) untuk memompa air tanpa listrik. Kepala Pusair, William Putuhena mengatakan bahwa PATH merupakan pompa air yang digerakan oleh tenaga putaran turbin penangkap tenaga air, tanpa melalui transformasi menjadi tenaga listrik.

7.KOORDINASI PERBAIKAN IRIGASI

Tiga kementerian diminta melakukan sinkronisasi pembangunan infrastruktur irigasi di seluruh Indonesia demi meningkatkan produktivitas pangan menuju swasembada beras. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution usai menghadiri rapat peningkatan produktivitas pertanian dan perkembangan pembangunan irigasi di Kantor Wakil Presiden, Selasa (25/10).

8.PENILAIAN INFRASTRUKTUR KOTA MEDAN

Kementerian PUPR menurunkan tim untuk menilai infrastruktur di Kota Medan. Demikian terungkap ketika Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution menerima kunjungan Tim Penilaian Kementerian PUPR yang dipimpin Sugeng Sentosa di Balai Kota Medan, Selasa (25/10).

Direncanakan, tim penilai akan berada di Kota Medan selama tiga hari untuk melakukan penilaian.Dalam pertemuan itu, Kota Medan terpilih sebagai salah satu kota di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang mewakili kota bagian Barat yang akan dinilai.Dijelaskan Sugeng, tim penilaian untuk wilayah Barat ini berjumlah 18 orang, terdiri dari perwakilan Dirjen di bawah Kementerian PUPR.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN