Issue of The Day

1.KERJASAMA INFRASTRUKTUR DENGAN BELANDA

Pertemuan Antar Menteri

Menteri Infrastruktur dan Lingkungan Hidup Belanda Melanie Schultz van Haegen memimpin delegasi Belanda dalam pertemuan dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Kantor Kementerian PUPR, Senin (21/11) siang.  Pada pertemuan bilateral tersebut, kedua negara membahas sejumlah kerjasama yang telah terjalin sejak tahun 2001, khususnya di bidang sumber daya air. Menteri van Haegen yang didampingi oleh sejumlah pejabat dari Kementerian Infrastruktur dan Lingkungan Hidup serta perwakilan dari Kedutaan Besar Belanda di Indonesia menyampaikan apresiasinya atas peran serta aktif Indonesia di dunia internasional dalam bidang sumber daya air.

Fase Kerjasama

Kerjasama Indonesia-Belanda di bidang SDA telah memasuki fase keempat dengan periode tahun 2015-2019. Fase pertama berlangsung pada tahun 2001-2006,  kedua pada 2007-2012, dan ketiga pada 2012-2015. Pada fase keempat ini, terdapat beberapa kegiatan yang dikoordinasikan melalui kelompok kerja, antara lain menyangkut pengelolaan sumber daya air terintegrasi, air untuk pangan dan ekosistem, serta ketersediaan air dan sanitasi.

Rencana Pembangunan NCICD

Pemerintah tetap meneruskan pembangunan tanggul laut raksasa atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Hal ini telah disepakati dengan pemerintah Belanda yang diwakili Menteri Infrastruktur dan Lingkungan Melanie Schultz van Haegen saat berkunjung ke Kementerian PUPR, di Jakarta, Senin (21/11). Menteri PUPR Basuki Hadimuljono setelah pertemuan dengan Melanie mengatakan NCICD sekarang ada refocusing. Pertama, jangka yang paling pendek dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bikin rehabilitasi untuk mengendalikan banjir Jakarta Utara 120 kilometer. Sementara terkait kerjasama trilateral dengan Korea Selatan yang diwakili Korea International Cooperation Agency (Koica) dan Belanda, kata Basuki, akan fokus pada rincian data fase B dan C proyek NCICD.

Terowongan Bawah Air

Pemerintah mewacanakan untuk membangun terowongan bawah air dengan menggandeng Belanda. Dalam pembicaraan Kementerian PUPR bersama Kementerian Infrastruktur dan Lingkungan Belanda, terowongan ini akan dibangun di Sungai Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat. Menteri Basuki mengatakan bahwa program masa depan yang sudah dirumuskan dalam pertemuan dengan Menterin Infrastruktur dan Lingkungan Belandah salah satunya adalah membuat immerse tunnel atau pelintasan di bawah sungai.

2.PENANGANAN LONGSOR DI LINGKAR SUMPIUH

Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR terus melakukan pembersihan timbunan tanah akibat tebing longsor di Jalan Lingkar Sumpiuh, Banyumas, Jawa Tengah. Pembersihan material longsor ditargetkan selesai pada hari ini, Selasa (22/11). Pejabat Pembuat Komitmen Pelaksana Jalan Nasional wilayah Mangon hingga Purworejo, Farman Ali mengatakan untuk sementara jalan lingkar Sumpiuh ditutup hingga Selasa, karena petugas terus menyingkirkan material longsoran yang sempat menutup jalan sejak Kamis (17/11). Jalan sepanjang 4,5 kilometer tersebut merupakan jalan alternatif utama yang dapat digunakan para pemakai jalan agar tidak terjebak kemacetan di pintu KA Sumpiuh.

3.PROGRES JALAN PARALEL PERBATASAN

Sebagai salah satu gerbang Indonesia, pembangunan jalan dan akses perbatasan sangatlah penting. Karena itu pemerintah melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian PUPR terus menggenjot percepatan konstruksi jalan perbatasan di beberapa titik. Salah satu jalan perbatasan yang diprioritaskan adalah Entikong, Kalimantan Barat, yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Dirjen Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto mengatakan jalan tersebut terdiri dari 12 koridor ruas, yakni Temajuk-Aruk (90 kilometer), Aruk-Seluas (78 kilometer), Seluas-Entikong (84 kilometer), Entikong-Rasau (99 kilometer), Rasau-Sepulau-Sintang (99 kilometer), dan Sintang-Nanga Badau (43 kilometer). Kemudian enam koridor ruas lainnya yakni Nanga Badau-Lanjak sepanjang 46 kilometer, Lanjak–Mataso (26 kilometer), Mataso-Tanjung Kerja (56 kilometer), Tanjung Kerja-Putussibau (37,84 kilometer), Putussibau-Nanga Era (37 kilometer), dan Nanga Era-Batas Kalimantan Timur dengan panjang 158 kilometer.

4.RENCANA TOL RIAU-SUMBAR

Kementerian PUPR dan Kementerian Keuangan tengah membahas pembangunan infrastruktur Tol trans Sumatra Riau–Sumatra Barat. Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi mengatakan pihak Kementerian PUPR dan Kementerian Keuangan akan membahas hal tersebut dengan Pemerintah Provinsi Riau. Ahmad Mengatakan untuk menuntukan jalurnya, dua kementerian tersebut akan membahas dengan pemerintahan kabupaten dan Badan Pertanahan.

5.INDONESIA INFRASTRUCTURE WEEK

Jumlah pengunjung Indonesia Infrastructure Week (IIW) 2016 yang diselenggarakan bersama dengan Konstruksi Indonesia dan The Big 5 Construct Indonesia memecahkan rekor jumlah pengunjung tahun sebelumnya. Ini mencerminkan optimisme para pemangku kepentingan bidang konstruksi dan infrastruktur dalam pembangunan infrastrukstur dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. IIW 2016 yang diselenggarakan pada 9-11 November di Jakarta Convention Center, dikunjungi 15,895 orang.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN