Issue of the day Kementrian PUPR

#1 KINERJA KEMENTERIAN
Presiden Joko Widodo mendorong pejabat negara di berbagai tingkat pemerintahan tidak menghabiskan waktu dan tenaga untuk mengurus laporan pertanggungjawaban keuangan negara. Menurutnya, aktivitas itu berpotensi mengesampingkan pelayanan publik. Jokowi menyampaikan hal tersebut kepada pejabat lembaga negara dan kepala daerah yang hadir pada Rapat Kerja Nasional Akutansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2016 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (20/9).

#2 BANK TANAH
Sekretaris BPIW Kementerian PUPR Dadang Rukmana mengatakan keberadaan Bank Tanah dan konsolidasi lahan dapat menjadi solusi dalam penyediaan lahan untuk pembangunan infrastruktur. Melalui Bank Tanah dapat dilakukan pemberian kompensasi lahan bagi pemilik tanah yang tidak setuju ikut serta dalam program pembangunan kepentingan umum. Sementara Konsolidasi Lahan bertujuan untuk melakukan penataan kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah sesuai rencana tata ruang wilayah dan kepentingan umum.

#3 PENANGANAN BANJIR ROB SEMARANG
Upaya penanganan banjir rob di Kota Semarang, Jawa Tengah akan dilakukan secara terpadu, baik di darat maupun laut. Proyek pembangunan akan meliputi revitalisasi drainase di dua sungai hingga pembuatan tanggul laut. Direktur Sungai dan Pantai Direktorat Sumber Daya Air Heri Suprayogi mengatakan, penanganan rob di darat dan laut akan dilakukan mulai tahun 2017 mendatang. Paket pekerjaan penanganan rob akan dimulai lelang dini pada bulan Oktober ini.

#4 PROGRESS TOL MKTT
Pemerintah menyatakan progres pengadaan lahan untuk tol Medan—Kualanamu—Tebing Tinggi (MKTT) telah mencapai 87,4%, dan ditargetkan selesai pada akhir tahun ini. Direktur Jenderal Bina Marga Hediyanto W Husaini seperti dikutip dari siaran pers, Selasa, 20 September 2016 menargetkan pembebasan lahan Tol MKTT sepanjang 61.75 kilometer dibagi menjadi tujuh seksi.

#5 PROGRES TOL SOROJA
Pembebasan lahan masih menjadi salah satu kendala konstruksi Jalan Tol Soreang–Pasir Koja (Soroja) di Jawa Barat. Berdasarkan data BPJT, saat ini lahan yang bebas 96 persen. Sisa empat persennya diakui masih sulit dibebaskan karena minimnya dana untuk proses ganti rugi ke masyarakat. Pengembang diminta untuk menalangi dana sebanyak Rp 53 miliar dan saat ini baru terserap Rp 23 miliar.

#6 PROGRES BENDUNGAN TUGU
Pemerintah menargetkan pembangungan Bendungan tugu di Terenggalek selesai tahun 2018. Hinga saat ini, pembangunan bendungan itu mencapai 40 persen lebih. Kepala Pusat Bendungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR, Imam Santoso mengatakan, Bendungan Tugu memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan air dan kedaulatan pangan di daerah sekitarnya. Saat ini, dua saluran penyelak Bendungan Tugu sepanjang 600 meter sudah hampir selesai.

#7 PROGRES TOL BALIKPAPAN-SAMARINDA
Belum ada geliat di tiga seksi Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) yang didanai investor. Padahal, telah lewat tiga bulan penandatanganan perjanjian pengusahaan jalan bebas hambatan itu dilaksanakan. Saat itu bahkan disaksikan Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Sejak 6 Juni lalu, konsorsium PT Jasa Marga, PT Wijaya Karya, PT Pembangunan Perumahan, dan PT Bangun Tjipta Sarana telah membentuk anak perusahaan, yakni PT Jasa Marga Balikpapan Samarinda (JMBS). Seluruh pembiayaan Seksi II, III, dan IV sepanjang 63,06 kilometer itu ditanggung mereka sepenuhnya. Kendalanya adalah JMBS selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) belum menunjuk kontraktor pelaksana ketiga seksi tersebut.

#8 PROGRAM KOTAKU DI KALTIM
Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR menargetkan 2019 tidak ada lagi kawasan kumuh. Direktorat Jendral Cipta Karya membuat program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) tahun 2016. Dari data pemerintah pusat, di Indonesia masih terdapat sekitar38.431 hektar kawasan kumuh di 7.683 kelurahan. Perwakilan Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Pemukiman Provinsi Kaltim Rahmat Ramadhan mengatakan target program Kotaku yakni pembenahan kawasan kumuh yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN