Jamaah Umroh Penumpang Qatar Airline Dijamin Bisa Tetap Beribadah

KITANESIA – Pemutusan hubungan diplomatik tujuh negara Arab dengan Qatar tidak akan membuat para jamaah haji Indonesia yang terbang dari Qatar gagal menunaikan ibadah umroh mereka. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan akan memastikan para jamaah umroh dari Indonesia yang menggunakan transportasi udara dari negara Qatar akan tetap beribadah dengan lancar. Kementerian Perhubungan akan mengalihkan seluruh jamaah umrah yang menggunakan Qatar Airways ke maskapai penerbangan lain. Langkah ini menyusul larangan terbang Qatar Airways ke Arab Saudi.

Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso menegaskan pihaknya akan memastikan agar para jamaah umroh Indonesia dari Qatar tetap bisa menunaikan ibadah mereka dengan lancar dan aman. “Hari Senin tanggal 5 Juni, kami telah mengalihkan para jamaah umroh dari Qatar Airways ke Airline lain yang bisa masuk Saudi Arabia. Calon jamaah yang harusnya terbang Senin malam dengan Qatar Airways ada 20 orang. Semuanya sudah dialihkan ke pesawat Saudi Airlines,” ujar Agus.

Kondisi tersebut terjadi karena krisis politik yang membuat tujuh negara, antara lain Arab Saudi, Bahrain, dan Uni Emirat Arab memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar dan melakukan blokade darat-laut-udara terhadap Qatar. Akibatnya, Qatar Airways tidak bisa masuk ke kota Makkah dan Madinah di negara Arab Saudi yang menjadi tujuan ibadah Umroh umat Islam seluruh dunia.

“Dalam situasi seperti itu yang bisa kita lakukan adalah membuat kebijakan untuk tetap memudahkan para jamaah umroh dari Indonesia yang menggunakan maskapai Qatar Airways bisa tetap melaksanakan ibadah dengan lancar,” jelas Agus dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (6/6/2017). Langkah yang diambil adalah memindahkan para jamaah penumpang Qatar Airways ke maskapai lain yang mempunyai rute ke Arab Saudi, khususnya Riyadh dan Madinah.

Setelah 20 jamaah penumpang Qatar Airways dipindahkan ke maskapai Saudia Airlines pada hari Senin, pada hari Selasa (6/6/2017) ada 45 jamaah yang dialihkan ke penerbangan Garuda Indonesia. Agus menghimbau para jamaah agar tetap tenang dan menjalankan ibadah dengan khusuk. Selain itu juga meminta para pengelola agen perjalanan haji dan umroh yang menggunakan maskapai Qatar Airways agar melapor sehingga bisa dicarikan jalan keluarnya.

Kepada maskapai, baik maskapai nasional maupun internasional (non Qatar), Agus menghimbau agar turut membantu kebijakan ini sehingga transportasi para jamaah umroh tetap lancar. “Kami sebagai perwakilan negara Indonesia akan senantiasa hadir untuk melindungi dan mencarikan jalan keluar sebaik baiknya bagi setiap warga negara yang hendak melakukan ibadah,” tegas Agus.*

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN