Jokowi Belajar Dari Soekarno

KITANESIA– Presiden Jokowi adalah seorang yang  belajar dari ucapan bapak bangsa Presiden Soekarno tentang JASMERAH (Jangan Sesekali Melupakan Sejarah). Pendekatan Jasmerah dia lakukan dalam membuat visi dan kebijakan strategis pemerintahanya, antara lain;

  1. Visi Trisakti yg menjadi pondasi pemerintahannya diilhami dari konsep Trisakti Soekarno tentang kemandirian ekonomi, kedaulatan politik dan berkarakter dalam budaya. Jokowi melihat konsep Trisakti sebagai warisan masa lalu tetap relevan menjawab tantangan bangsa.
  2. Visi kemaritiman pemerintahan Jokowi adalah cara presiden membangun jembatan masa lalu Indonesia yang pernah menjadi bangsa maritim, tapi kemudian “dipunggungi” dgn masa kini. Visi ini juga diilhami dari Deklarasi Djuanda (1957) dimana Indonesia sudah mendapatkan kedaulatan atas laut nusantara.
  3. Visi presiden tentang Revolusi Mental adalah sebuah kesimpulan sejarah atas masa lalu bangsa yang hanya fokus pada pembangunanisme pertumbuhan ekonomi, tapi melupakan sisi manusia Indonesia.
  4. Visi Indonesia sentris Presiden untuk membangun Indonesia pada daerah terluar dan paling pinggir seperti yang tertuang dalam Nawa Cita, didapatkan setelah mempelajari strategi pembangunan masa lalu yg Jawa sentris.
  5. Mendorong peran Indonesia dalam politik internasional dgn melanjutkan legitimasi kuat masa lalu Indonesia didalam Gerakan Non Blok dan negara2  Islam dalam OKI

             eko

Pokok2 pikiran  yang disampaikan dalam Temu Akbar Alumni Sejarah UGM, Yogyakarta, 18 Maret 2017.

Oleh: Eko Sulistyo, Deputi Komunikasi Politik & Diseminasi Informasi Kantor Staf Preside

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN