Kejuaraan Dunia MXGP Pangkal Pinang Datangkan Uang Sepertiga MotoGP

KITANESIA, PANGKAL PINANG – Kementerian Pariwisata mendukung Kejuaraan Dunia MXGP 2017. Lomba balap motocross paling bergengsi di dunia itu akan berlangsung di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, 4-5 Maret 2017. Momentum ini sekaligus menjadi ajang mempromosikan branding Wonderful Indonesia ke seluruh dunia lantaran even ini ditonton hingga satu miliar orang dalam satu musimnya.

“Ini event bergengsi. Evennya ditayangkan di 120 negara, dan penonton TV-nya sekitar satu miliar dalam satu musim. Ini bagus untuk memperkuat branding pariwisata Wonderfull Indonesia ke seluruh dunia,” papar Arief

Dampak ekonominya? Diyakini bakal sangat dahsyat. Roda ekonomi di Pangkal Pinang diprediksi bergerak lebih kencang lantaran ada dampak langsung dari pengeluaran para peserta selama Kejuaraan Dunia Motocross tersebut.

“Juga ada dampak tidak langsung, atau indirect impact-nya. Kalau di MotoGP itu valuasinya sebesar 3 triliun rupiah. Directnya hanya 1 Triliun, jadi indirectnya lebih dahsyat. Saya yakin MXGP ini juga memiliki value yang besar rupiah. Meskipun tidak sebesar MotoGP,”  ucapnya lagi

Itu belum termasuk spending penonton yang datang langsung menyaksikan MXGP. Menpar Arief Yahya, menyebut angka miliaran uang yang akan berputar di even ini.

Lantas dari mana hitungan spending penontonnya? Secara runtut, Marketeer of The Year 2013 itu pun tak segan membagi intuisi bisnisnya. Yang pertama, pengeluaran turis mancanegara. Prediksi lulusan ITB Bandung, Surrey University Inggris dan Unpad Bandung itu, akan ada sekitar 5.000 wisman yang akan datang ke Pangkal Pinang. Income dari wisman tadi diyakini bisa mencapai USD15 juta atau Rp 65 miliar. Sedangkan wisatawan nusantara ditargetkan 50.000 orang atau bernilai sekitar Rp 50 miliar. “Jadi akan ada uang beredar sebesar Rp115 miliar dari event ini,” ujarnya.

Raupan dana melimpah tadi berjalan parallel dengan lonjakan kunjungan wisman. Karena even sporttourism,  penonton dari berbagai negara akan berbondong-bondong datang ke Indonesia. Fokusnya sama. Sama-sama ingin nonton Kejuaran Dunia MXGP yang diikuti crosser-crosser ternama dunia. Bedanya, saat di Pangkal Pinang nanti, para penonton ini bisa sekaligus menikmati keindahan alam serta keragaman budaya dan kuliner Bangka Belitung.

“Tentu ini dapat dibilang perhelatan besar dan harus didukung. Ini juga event internasional pertama yang berkaitan dengan otomotif yang berlangsung di Indonesia,” jelas dia.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy reko Astuti menuturkan MXGP merupakan event yang mempromosikan wisata buaran, di tempat yang juga menarik sebagai destinasi wisata.

“Sembari memacu adrenalin, para crosser bisa sekaligus panorama Pangkal Pinang yang indah,” kata Esthy.

Ajang ini diyakini bakal ampuh menarik pengunjung dari negeri tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Maklum, skalanya sudah dunia. Selain crosser tuan rumah Indonesia, hanya crosser papan atas dunia yang bisa tampil di ajang ini. Jumlahnya pun lumayan banyak. Sebanyak 140 crosser dari 27 negara yang ikut memboyong tenaga mekanik dan tenaga medis dari negaranya masing-masing, dipastikan siap ambil bagian di even yang akan digelar di Pangkal Pinang itu.

“Survei membuktikan, 60% dari sport tourism itu akan datang lagi destinasi tersebut,” ucap wanita berkerudung itu.

Dan kebetulan, Indonesia akan terus menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia MXGP hingga 2019. Tahun ini,  Indonesia menjadi satu-satunya negara dari Asia yang menjadi tuan rumah ajang MXGP.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN