Klarifikasi Alat Penyedot Sumbatan di RSCM

JAKARTA– Beberapa hari ini tersebar broadcast di medsos yg berisi berita bahwa di RSCM tersedia alat penyedotan plug (sumbatan) di vena/saluran darah ke jantung, jadi tidak perlu pakai ring atau bypass lagi, bahkan ada video dr youtube yg menjelaskan mekanismenya.

Mengenai hal tersebut Dr Eka Ginanjar, SpPD-KKV Kepala PJT-RSCM Pelayanan Jantung Terpadu (PJT) RSCM memberikan klarifikasinya

1. Penyakit Jantung Koroner (PJK) disebabkan penyempitan pembuluh darah arteri koroner (bukan vena).

2. Penyempitan disebabkan oleh plak yg tumbuh di dinding pembuluh darah (arteri) koroner. Kondisi dimana ada yg menyumbat total atau sebagian karena trombus (gumpalan darah beku) terjadi pada kondisi serangan jantung. Malah pada beberapa kondisi lebih banyak penyempitan pembuluh darahnya dibandingkan trombusnya.

3. Saat pasien mengalami penyumbatan oleh trombus tersebut maka yg terbaik adalah segera dilakukan primary PCI (tindakan kateter utk diagnostik mengetahui dimana dan bagaimana penyumbatannya diikuti oleh terapi evakuasi trombus penyebab).

4. Pada tindakan primary PCI, jika mendapatkan sumbatan total atau sebagian yang disebabkan oleh trombus maka yg dilakukan adalah sedot trombus dulu, alatnya bermacam-macam degan mekanisme yang beragam. Ada yang jet spt video itu, ada yang manual. Setelah trombus bersih baru di balon dan atau di pasang ring, bahkan sering tidak perlu di balon atau pasang ring bila trombus (gumpalan darahnya sudah terevakuasi bersih tanpa menyisakan bekas atau tidak ada penyempitan yang disebabkan plak).

5. Alatnya dalam video itu memang ada, namun kami kurang mengetahui di Indonesia ada dimana, tetapi alat penyedot yang biasa kami gunakan ataupun center2 jantung lain gunakan juga efektif utk evakuasi trombus asal waktu utk tindakan tidak terlambat (golden period adalah <12 jam dihitung dari nyeri dada). Silahkan dicek alat tersebut di youtube namanya Capture Megavac Mechanical Thrombectomy System, di iklannya memang disebut superior untuk evakuasi trombus di pembuluh darah arteri koroner dibanding alat konvensional dan di youtube sendiri sudah diposting sejak tahun 2014.

Demikian klarifikasi yang deiberikan oleh Dr Eka Ginanjar, SpPD-KKV
Kepala PJT-RSCM PJT-RSCM,”Selain itu beliau menambahkan unit layanan one stop service Kardiovaskular yg terpadu dan terintegrasi dengan RSCM sebagai pusat rujukan nasional yg terakreditasi JCI, KARS dan ISO. Melayani dengan hati menolong memberikan yang terbaik semua pasien: BPJS, umum, perusahaan, asuransi.” ujarnya

Untuk keterangan lebih lanjut mengenai pertanyaan -pertanyaan yang akan diajukan silahkan menghubungi HOTLINE Pelayanan Jantung Terpadu (PJT) RSCM di 0213924242 atau 0213914684 dengan alamat website di www.heartcenter.co.id

 

 

1 KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN