Masterplan Infrastruktur Menjadi Guide Pembangunan Infrastruktur

KITANESIA, JAKARTA-Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono didampingi Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Rido Matari Ichwan melakukan pemukulan gong sebagai tanda dibukanya BPIW Expo yang diselenggarakan di Halaman Lobby Gedung BPIW, Kementerian PUPR, Jakarta (16/12). BPIW Expo ini merupakan kali kedua dilaksanakan sejalan dengan 2 tahun keberadaan BPIW yang merupakan organisasi baru yang dibentuk.

Dalam sambutannya Menteri Basuki mendorong BPIW menjadi terdepan dalam keterpaduan program pembangunan infrastruktur PUPR.

“BPIW harus didepan untuk meng-guide Direktorat Jenderal. Hasilnya masterplan yang mengikat semua sektor khususnya di PUPR dalam program, bukan hanya kompilasi apa yang diprogramkan oleh sektor,” jelas Menteri Basuki.

Ditambahkan Menteri Basuki, penyusunan program di Kementerian PUPR bukanlah program bagi-bagi uang, namun didasarkan pada apa yang sudah diprogramkan oleh BPIW melalui 35 Wilayah Pengembangan Strategis (WPS) yang sudah ada.

Sementara itu Kepala BPIW Rido Matari Ichwan mengatakan keterpaduan merupakan kata kunci dalam proses perencanaan dan pemrograman sehingga pembangunan infrastruktur efektif dan efisien. Tantangan pembangunan infrastuktur di masa datang, tambahnya semakin berat karena tuntutan  untuk mendorong terciptanya keseimbangan antara kawasan barat dan timur dan meminimalisir ongkos angkut, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokoknya secara layak.

masterplan-terpadu-memandu-program-pembangunan-infrastruktur-pupr-1

Dalam acara tersebut juga diisi oleh talkshow dengan tema “Keterpaduan Pembangunan dalam Mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional”. Pembicara dalam diskusi tersebut disamping Kepala BPIW, juga menghadirkan Ketua Pokja Tim Percepatan Pembangunan 10 Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata Hiramsyah S. Thaib, Deputi bidang sarana dan prasarana Bappenas Wismana Adi Suryabrata dan dimoderatori Butet Kertarajasa.

Rido Matari Ichwan mengatakan Pemerintah saat ini tengah menyiapkan lelang rencana induk kajian terintegrasi untuk 3 destinasi dari 10 destinasi wisata prioritas yakni Danau Toba, Borobudur dan Mandalika.

BPIW Expo 2016 sendiri berisi pameran produk-produk perencanaan BPIW, terutama dalam konteks masterplan dan development Plan WPS, termasuk didalamnya pengembangan kawasan perkotaan dan kawasan perdesaan. Acara puncak diisi dengan penyerahan pencapaian Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 dan ISO 9001:2015 yang telah dicapai BPIW serta launching kamus istilah pengembangan wilayah.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN