Menteri PUPR Dampingi Kunjungan Perdana Menteri Belanda Ke Semarang

KITANESIA– Semarang- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mendampingi Perdana Menteri Belanda Mark Rutte yang didampingi oleh Menteri Infrastuktur dan Lingkungan, Melanie Schultz van Haegen beserta rombongan delegasi lainnya dan perwakilan Kedutaan Besar Belanda di Indonesia dalam kunjungannya ke Semarang, Selasa (22/11).

unknown-12
Perdana Menteri Belanda beserta rombongan dan Menteri Basuki tiba di Kota Semarang sekitar pukul 09.00 WIB menggunakan pesawat komersial dan disambut hangat oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Walikota Semarang. Dalam kunjungan ini Menteri Basuki didampingi oleh Kepala BPIW Rido Matari Ichwan, Dirjen Sumber Daya Air Imam Santoso, Kepala Pusat Bendungan I Made Sumiarsih, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja

Kunjungan satu hari PM Mark Rutte ini ke Semarang dalam rangka penguatan kerjasama program Indonesia – Belanda menindaklanjuti pertemuan bilateral tingkat Menteri yang telah dilaksanakan Senin, 21 November 2016 di Kantor Kementerian PUPR kemarin.

Dalam lawatannya di Kota Semarang, Perdana Menteri Belanda Mark Rutte dan Menteri Basuki mengawali kunjungan ke Taman Makam Kehormatan Warga Belanda atau disebut Everald Kalibanteng. Di Taman makam kehormatan tersebut Perdana Menteri Belanda dan rombongan melakukan tabur bunga untuk mengenang korban prajurit Belanda yang gugur saat Perang Dunia ke-2 tahun 1942-1944 di Semarang.
unknown-11

Usai tabur bunga, Perdana Menteri Belanda dan rombongan mengunjungi Wisma Perdamaian untuk menghadiri makan siang yang diawali dengan paparan dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang mengangkat tentang pentingnya kerjasama antara Indonesia dan Belanda khususnya dalam hal pengelolaan air dan peremajaan kota tua Semarang yang berisi gedung-gedung tua bersejarah peninggalan masa lalu Belanda.

Beberapa obyek lain yang akan dikunjungi adalah Polder Banger dan Sistem Hibrid untuk pengamanan pantai di Demak. (*)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN