Menyongsong Lebaran Sebanyak 217 Pesawat Telah Menjalani Ramp Check Dari Target 532 Pesawat

Dirjen Perhubungan Udara melakukan Ramp Check

SOLO – Persiapan matang sepertinya telah dilakukan oleh Dirjen Perhubungan Udara dalam menyongsong lebaran 2017 dengan melakukan Ramp Check di Bandar udara Adi Soemarmo Solo, Sabtu (6/5/2017) oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Dr. Ir. Agus Santoso didampingi oleh Direktur DKUPPU Ditjen Perhubungan Udara.

ramp-7

Menurut Agus “Ramp check dilakukan untuk meyakinkan pesawat-pesawat yang dipakai maskapai penerbangan yang disiapkan untuk melayani penumpang Angkutan Lebaran 2017 dalam keadaan laik terbang dan memenuhi standar keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan ” ujarnya.

ramp-4

Dirjen Agus yang langsung turun sendiri dalam pemeriksaan teknis kegiatan Ramp check terhadap 11 (sebelas) pesawat meliputi : Garuda Indonesia (2), Lion Air (5), Citilink (2), NAM Air (1) & Air Asia Malaysia (1), pesawat asingpun tak luput dari ramp check pemeriksaan teknis oleh Dirjen Agus.

Sebelumnya, jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melalui para inspektur Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) dan Inspektur Kantor Otoritas Bandara juga telah melakukan ramp check di sebagian besar Bandar Udara di Indonesia. Target pesawat terbang yang akan dilakukan pemeriksaan berjumlah 532 pesawat sesuai jumlah yang disediakan untuk angkutan lebaran. Hingga saat ini jumlah pesawat terbang yang telah diperiksa sebanyak 217 pesawat.

Dirjen Agus mengatakan “seluruh pesawat asing yang masuk teritori Indonesia harus tunduk pada regulasi penerbangan Indonesia. Hasil pemeriksaan yang dilakukan secara umum tidak ditemukan permasalahan yg signifikan terkait dengan keselamatan.” Pungkas pria yang telah malang melintang selama 20 tahun lalu yang membina karirnya sebagai ahli struktur pesawat terbang dan  berpengalaman dalam melakukan kegiatan ramp-check di outstation.

ramp-2

Dalam kesempatan inspeksi langsung dilapangan kali ini ia juga memberikan instruksi khusus kepada Kantor Otoritas Bandar Udara, Penyelenggara Bandar Udara, Penyelenggara Navigasi Penerbangan dan Badan Usaha Angkutan Udara agar dalam kegiatan Angkutan Lebaran tetap tingkatkan program 3S + 1C (Safety, Security, Service  through Compliance) dengan sebaik-baiknya. Instruksi khusus tersebut untuk memastikan pemenuhan persyaratan terhadap keselamatan, keamanan dan kenyamanan angkutan udara Lebaran 2017.

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN