Moda Angkutan Udara Unggulan Pemudik Tahun Ini

Image : Airport Data.com

KITANESIA, JAKARTA – Persiapan dan kesiapan Dirjen Perhubungan Udara dalam menyambut mudik Lebaran 2017 mencakup semua aspek guna mewujudkan mudik udara yang aman dan nyaman terutama karena pengguna jasa transportasi udara yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan pantauan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), sampai saat ini perkembangan penumpang pesawat terus naik hingga mencapai sembilan persen.

Kemenhub berencana untuk mengoptimalisasikan slot yang tersisa di setiap bandara yang ada karena dengan slot yang optimal pertumbuhan bisa mencapai 11%. Langkah ini bisa menjadi salah satu strategi manajemen mudik pada 2017. Pasalnya tahun ini pemerintah berencana menjadikan angkutan udara sebagai salah satu moda angkutan umum unggulan bagi para pemudik.

Para penyelenggara bandara memiliki peran penting untuk bisa mewujudkan angkutan udara sebagai moda angkutan unggulan bagi para pemudik Lebaran 2017. Karena itulah, Dirjen Hubud Agus Santoso telah mengeluarkan sejumlah instruksi para penyelenggara Bandara dalam rangka menyambut mudik tahun ini.

Instruksi Agus mencakup semua aspek penting, terutama aspek keamanan bandara dan sistem keamanan penerbangan (instruksi pertama). Instruksi kedua meminta penyelenggara bandara untuk meninjau dan memastikan kemampuan dan kapasitas operasi bandara terkait fasilitas, personel dan prosedur. Instruksi selanjutnya adalah meninjau dan memastikan tingkat keselamatan, keamanan serta pelayanan di bandara terkait operasi pesawat udara, penumpang dan barang.

Dirjen juga menginstruksikan untuk melakukan pemeriksaan keamanan pesawat, penumpang dan barang sesuai prosedur dengan mengoptimalkan fasilitas dan personal yang ada.

Terkait dengan penyesuaian jam operasi bandara juga telah ada instruksi. “Penyelenggara bandara diminta meninjau dan memastikan penyesuaian jam operasi untuk mendukung kelancaran, kemudahan dan keberhasilan pelaksanaan penerbangan,” jelas Agus.

Penyelenggara bandara juga diinstruksikan agar mengoptimalkan penggunaan slot bandar udara di lingkungan wilayah kerjanya serta menyiapkan segala fasilitas yang diperlukan untuk membantu kelancaran pemeriksaan penumpang di security check point. Jika terjadi perpanjangan atau perubahan sementara jam operasi selama periode mudik Lebaran 2017, penyelenggara bandara diminta melakukan publikasi.

Dirjen Perhubungan Udara juga menginstruksikan petugas Bandar Udara agar lebih pro aktif dalam membantu kelancaran pelayanan kepada penumpang sesuai Peraturaan Menteri Perhubungan Nomor PM 185 Tahun 2015 tentang standar pelayanan penumpang kelas ekonomi angkutan udara berniaga dalam negeri. “Mereka juga diinstruksikan meningkatkan pengamanan terhadap barang dan bagasi penumpang agar tidak terjadi kehilangan serta memonitor pemberlakuan tarif penumpang angkutan udara sesuai tarif batas atas dan batas bawah yang telah ditentukan,” tutur Agus.

Untuk masalah yang bersifat kendala tehnis lapangan di bandar udara seperti keterlambatan penerbangan, Agus memberikan instruksi agar penyelenggara bandar udara berkoordinasi dan membantu pemecahan masalah serta mempersiapkan dan melaksanakan standar prosedur operasi pelayanan kepada para penumpang. Tambahan instruksi lain adalah agar selalu berkoordinasi dengan instansi terkait selama pelaksanaan angkutan udara Lebaran 2017 serta membentuk Posko Angkutan Lebaran 2017 di setiap Bandar Udara.*

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN