Ongkos Naik Haji Turun, Indonesia Termurah di ASEAN

Untuk foto resolusi tinggi klik gambar ini

Kitanesia,  Jakarta– Besarnya biaya naik Haji selalu menjadi kendala utama bagi masyarakat Indonesia, walaupun sudah diregulasi Pemerintah, harga tetap masih dirasakan tinggi bagi masyarakat.Menyikapi hal tersebut Pemerintah berupaya untuk lebih mengefisienkan biaya naik Haji.

Oleh karena itu ada tahun 2015 Presiden mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) ) Nomor 64 Tahun 2015 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 2015 untuk menurunkan biaya naik Haji (BPIH).

Pemerintah kemudian menurunkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dari US$ 3.219 menjadi US$ 2.717 atau memangkas sebesar U$ 502. Maka pada tahun  2015 ongkos naik Haji sebesar Rp 33,9 juta per jamaah.

Kemudian pada tahun ini Presiden  mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 21 TAHUN 2016 Penetapan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1437H/2016M, yang mengakibatkan turunnya BPIH tahun 2016 sebesar  US$ 132.

Keppres ini mengatur BPIH untuk masing-masing embarkasi yaitu

  1. Embarkasi Aceh sebesar Rp 31.117.461
  2. Embarkasi Medan sebesar Rp 31.672.827
  3. Embarkasi Batam sebesar Rp 32.118.606
  4. Embarkasi Padang sebesar Rp 32.519.099
  5. Embarkasi Palembang sebesar Rp 32.537.702
  6. Embarkasi Jakarta sebesar Rp 34. 127.046
  7. Embarkasi Solo sebesar Rp 34.841.414
  8. Embarkasi Surabaya sebesar Rp 34.941.414
  9. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp 37.583.508
  10. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp 37.583.508
  11. Embarkasi Makassar sebesar Rp 38.905.808
  12. Embarkasi Lombok sebesar Rp 37.728.961

Besaran BPIH sebagaimana dimaksud sudah termasuk biaya penerbangan haji, biaya pemondokan di Makkah, dan biaya hidup.  BPIH Indonesia sekarang menjadi yang termurah bila dibandingkan dengan negara Asean lainnya seperti Malaysia (Dua tahun terakhir di Malaysia sebesar 9.980 ringgit, setara Rp 36.526.800), Brunei Darussalam (antara 8000- 15.000 Dolar Brunei, setara Rp 78,2 juta-Rp 146,6 juta)

Berikut adalah  Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 5 Tahun Terakhir (dalam US$):

  • 2011 sebesar US$ 3.537
  • 2012 sebesar US$ 3.617
  • 2013 sebesar US$ 3.527
  • 2014 sebesar US$ 3.219
  • 2015 sebesar US$ 2.717
  • 2016 sebesar US$ 2.585

bpih

Agar dirasa adil Menteri Agama telah menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 29 Tahun 2015 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Agama Nomor 14 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler yang mengatur bahwa orang yang sudah berhaji dan ingin kembali berhaji, maka akan diberi kesempatan lagi paling cepat sepuluh tahun kemudian. 

Menteri Agama juga menyatakan pada tahun 2016 ini, pembayaran BPIH dilakukan dalam mata uang Rupiah sesuai amanat UU No 07 Tahun 2011 tentang mata uang dan Peraturan BI Nomor 17/3/PBI/2015 tentang kewajiban penggunaan Rupiah di wilayah NKRI.

“Kita mempunyai 12 embarkasi yang di setiap embarkasi ada sedikit perbedaan biaya BPIH. Kuota haji kita sama dengan tahun kemarin. Untuk kuota haji reguler tahun ini seluruhnya berjumlah 155.200 jamaah,”  ujar Menag.

Sumber Kementrian Agama

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN