Pemantauan H+3 Lebaran Di Bandara Adi Sutjipto

KITANESIA, YOGYAKARTA- Silaturahmi dengan sanak saudara dan keluarga pada Hari Raya Idul Fitri 2017/1438 Hijriah adalah tradisi masyarakat Indonesia yang selalu dilakukan.

Pertumbuhan penumpang moda transportasi udara sebagai angkutan lebaran dibanding tahun sebelumnya, membuat Direkrorat Jenderal Perhubungan Udara bekerja extra keras dalam melayani masyarakat agar aman dan selamat sampai tujuan.

Pada H+3 Lebaran, Jum’at pagi, Pukul 08.00 WIB, (29/6/2017) Direktur Jenderal Perhubungan Agus Santoso, memantau arus balik penumpang di Bandara Adi Sutjipto, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran Adi Sutjipto, Agus Santoso memantau grafik arus balik lebaran. Dengan fasilitas yang sama sejak 20 tahun yang lalu sirkulasi terminal sudah dirasa lebih baik, pengaturan jalur penumpang sudah lebih efisien.

Pemantauan Dirjen Perhubungan Udara H+4 Lebaran Di Bandara Adi Sutjipto 6

Selain itu dirinya memantau antrian dan berinteraksi dengan beberapa penumpang. Agus Santoso bertanya langsung kepada salah satu keluarga. “Adik-adik mau kemana, usianya berapa tahun?,” pertanyaan yang disampaikan Agus Santoso kepada anak keluarga itu. “Mau ke Surabaya, anak saya usianya 3 tahun,” ujar anak itu dan dipertegas oleh ibunya.

Dirjen Perhubungan Udara juga menyampaikan proses penerbangan kepada para penumpang yang sedang mengantri.

Di keramaian penumpang, dirinya turut mengantri dalam pemeriksaan. Barang yang dibawa, seperti handphone, jam tangan dan ikat pinggang dilepasnya, mengikuti prosedur pemeriksaan kemanan yang berlaku.

Pemantauan Dirjen Perhubungan Udara H+4 Lebaran Di Bandara Adi Sutjipto 7

Diberbagai kesempatan dirinya menyampaikan bahwa pada tiap penerbangan, kenyamanan, keamanan dan keselamatan tetap menjadi prioritas utama moda transportasi unggulan seperti yang disampaikan Presiden Jokowi pada berbagai kesempatan.

Pada press conference, Agus Santoso mengucapkan terima kasih  kepada seluruh kru Bandara  yang telah mensosialisasikan prosedur 3-2-1 pada penerbangan. “3 jam hadir sebelum keberangkatan, 2 jam check in dan 1 jam sudah berada diruang tunggu,” ujar Agus Santoso.

“Bandara Adi Sutjipto tahun ini terdapat 7.200 penumpang dengan fasilitas masih seperti 20 tahun yang lalu.” Dirinya menyampaikan dengan fasilitas yang terbatas pelayanan harus tetap maksimal.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri  1438 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Agus Santoso menutup press conference.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN