Pembatasan Waktu Operasional Kendaraan Besar

Kitanesia– Dalam mengantisipasi kemacetan dan kepadatan kendaraan pada saat menjelang dan sesudah lebaran 2016, sepertinya Kementrian Perhubungan jauh- jauh hari telah mengantisipasinya untuk pembatasan operasional  kendaran besar terutama kendaraan pengangkut barang ( truk ), informasi peraturan tersebut didapat oleh kitanesia.co melalui kementrian Perhubungan.

PEMBATASAN MOBIL BARANG H-5 S/D H-1 SERTA H+2 S/D H+3

1.  Mulai tanggal 1 juli 2016 (h-5) pukul 00.00 wib s/d tanggal 5 juli 2016 (h-1) pukul  24.00 wib dan mulai tanggal 9 juli 2016 (h+2) pukul 00.00 wib s/d tanggal 10 juli 2016 (h+3) pukul 24.00 wib di provinsi lampung, pulau jawa, dan provinsi bali dilarang beroperasi kendaraan angkutan barang :

Pengangkut bahan bangunan,Kereta tempelan (truk tempelan), kereta gandengan (truk gandengan) serta kendaraan  kontainer,Pengangkut barang dengan sumbu lebih dari 2 (dua).

Kecuali bagi mobil barang pengangkut:

  1. Bahan bakar minyak (bbm) dan bahan bakar gas (bbg);
  2. Ternak
  3. Bahan pokok (beras, gula pasir, terigu, minyak goreng, cabe merah,   bawang merah, kacang tanah, daging sapi, daging ayam dan telur);
  4. Pupuk
  5. Susu murni
  6. Barang antaran pos
  7. Barang ekspor/impor dari dan ke pelabuhan laut tanjung priok, tanjung emas dan tanjung perak yang telah mendapat izin dari kepala dinas provinsi setempat
  8. Motor untuk angkutan mudik gratis

2. Pengangkutan bahan pokok yang tidak tahan lama dan cepat rusak yang melalui moda darat, laut dan udara didahulukan (diberi prioritas);

3. Untuk kegiatan ekspor-impor diberikan dispensasi oleh dinas perhubungan provinsi asal pengangkutan.

Sumber : Data diolah dari Kementrian Perhubungan

*(KitaHK)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN