Peresmian Indonesia Infrastructure Week oleh Presiden

KITANESIA, JAKARTA- Menanggapi hasil rilis Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pertumbuhan ekonomi kuartal III tahun 2016 sebesar 5,02 persen, Presiden Joko Widodo mengaku tetap optimis terhadap keadaan ekonomi nasional. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden pada acara peresmian pembukaan Indonesia Infrastructure Week,di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa 9 November 2016.

“Pertumbuhan ekonomi kita saya kira patut optimis bahwa meskipun naiknya sedikit-sedikit tapi naik,” kata Presiden.

Sebagaimana diketahui, pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan I berada pada angka 4,94 persen, kuartal II sebesar 5,18 persen, dan kuartal III yang baru diumumkan dua hari lalu oleh BPS berada pada 5,02 persen.

ekonomi-kuartal-iii-2

Menurut Presiden, penyebab turunnya angka pertumbuhan di kuartal III dibanding kuartal sebelumnya disebabkan oleh turunnya nilai investasi. Sementara itu, ruang fiskal berada pada posisi yang sama dengan tahun lalu pada periode yang sama.

“Kenapa ini agak turun dari 5,18 turun menjadi 5,02 karena investasi kita yang turun harusnya paling tidak 6, ini hanya 4 persen pertumbuhannya, ini yang menyebabkan turun,” ujar Presiden.

Presiden berharap, pertumbuhan ekonomi di kuartal IV nanti dapat tumbuh melalui faktor pendorong seperti konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, juga investasi.

“Kita harap pada triwulan IV bisa 5,1-5,2 persen. Artinya ada kenaikan meskipun sedikit, ini memberikan rasa optimisme kita bahwa pertumbuhan masih ada karena negara lain turun,” imbuhnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN