Tari Pendet Membuat Raja Raja Salman Terpesona

image: pusaka.com

KITANESIA, BALI – Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud dan rombongan rupanya sangat terkesan dengan tarian “Selamat Datang” di Bali. Anak-anak kecil yang menari Pendet, membuat perhatian Sang Raja tidak bisa berpindah-pindah. Gerak-gerik anak-anak yang gesit, kompak, serempak dengan baju tradisional yang berwarna emas menyala itu benar-benar membuat raja terpesona.

“Mulai keluar dari pesawat, di tangga atas, pandangan Raja Salman langsung tertuju pada para pelajar penari Tarian Pendet,” kata Menpar Arief Yahya, memberi kesaksian.

Mantan Dirut PT Telkom itu terus mengamati wajah dan pandangan mata Raja Salman. Dia melihat Raja Arab Saudi itu menebar senyuman ketika melihat para penari cilik tersebut melenggang-lenggok dengan tatapan mata yang amat khas.

“Tarian Selamat Datang itu sukses, menyita perhatian Raja Salman. Terima kasih Pemprov Bali yang sudah menyiapkan dengan sempurna,” ungkap Arief Yahya.

Pria asal Banyuwangi itu merasakan kebahagiaan raja, dari senyum yang tidak henti-henti. +

“Beliau terlihat senang dengan karya budaya Bali, yang turun temurun, sampai anak-anak kecil pun pintar memainkan tari pendet itu. Pariwisata adalah bagaimana membuat bahagia! Raja pun bisa merasakan bahagia menyaksikan tarian khas Bali dengan gamelan yang amat dinamis,” jelasnya.

“Bahkan setelah saya perkenalkan dengan seluruh penyambut, Raja Salman masih menikmati tarian pendet sebelum masuk ke mobil, dengan melambaikan tangan kepada para penari. Beliau sangat mengapresiasi anak-anak kecil yang pintar menari itu,” papar Arief Yahya.

Bukan hanya itu, lanjut Arief Yahya, ketika mobil Mercy panjang berwarna hitam itu sudah berjalan, Raja Salman masih sempat membuka kaca jendela untuk melambaikan tangan khusus ditujukan kepada para penari Tarian Pendet.

“Gubernur Bali juga siap setiap saat  apabila diminta untuk menyiapkan cultural perfomance kelas dunia untuk Raja Salman dan seluruh delegasinya,” ucap Arief Yahya.

Soal hospitality, Bali memang rajanya. DInas Pariwisata Bali pun menyebar brosur-brosur wisata kelas dunia yang disiapkan untuk rombongan raja selama berwisata di Pulau Dewata. “Kami siapkan brosur tempat-tempat menarik di Bali dalam bentuk bahasa Inggris.  Kami taruh di dalam semua mobil yang akan dipakai,” ujar Kadispar Bali, AA Yuniartha.

Untuk amenitas, ada The Villas at AYANA Resort and Spa Bali yang bisa dijadikan rujukan. Pada Desember 2016 silam, resort ini dinobatkan sebagai resort villa pulau terbaik di dunia dalam ajang World Travel Award 2016 di The Sun Siyam Iru Fushi, Maladewa.

Underwaternya? Sudah diakui majalah Dive Magazine sebagai yang terbaik di dunia. Dalam laporannya 2012 silam, underwater Bali dinobatkan Dive Magazine menjadi The Best Shore Dive di kategori  Best Topside. Di 2014, Liberty di Tulamben, Bali, juga masuk ke dalam posisi teratas top 100 Gold List reader’s choice award yang digelar Scuba Diving.

Panduan wisata selam dunia itu menjadikan Bali sebagai Best Shore Dive 2014.

Yang suka culture dan alam? Bisa tengok Desa Penglipuran. Desa ini masuk ke dalam kelompok desa-desa terbaik dunia, sejajar dengan Desa Giethoorn di Belanda serta Mawlynnong di India. Kebersihan hingga keharmonisan masyarakatnya, dianggap sangat fantastis. Budaya dan hubungan kekerabatan, kekeluargaan, antar anggota masyarakat di desa itu juga sangat oke. Semua hidup rukun, damai, saling hormat dan penuh toleransi.

Kulinernya? Ada restoran Locavore yang sudah menembus jajaran elit Asia. Di 2017 ini, Locavore sukses menyambar Asia’s Best 50 Restaurants 2017. Tak hanya itu, Locavore juga meraih Highest Climber Award lantaran sukses mengatrol posisi dari rangking 49 ?ke 22 besar Asia dalam kurun waktu satu tahun.

“Ini harus dimaksimalkan, karena ini sejarah, semua orang di dunia yang hobi berwisata akan membicarakan Bali dengan kedatangan Raja Salman nanti,” pungkas Agung. Semua yang terbaik dunia, ditampilkan di hadapan rombongan Raja Salman.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN PESAN